Harga BBM 2026
Antrean BBM Mengular di Makassar, Dasco Pastikan Harga Tak Naik Per 1 April 2026
Salah satunya di SPBU Pertamina Jalan AP Pettarani. Antrean mengular hingga keluar area SPBU. Bahkan memakan badan jalan dan menyebabkan kemacetan.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Selasa (31/3/2026).
Salah satunya di SPBU Pertamina Jalan AP Pettarani.
Antrean mengular hingga keluar area SPBU.
Bahkan memakan badan jalan dan menyebabkan kemacetan.
Kendaraan roda dua hingga roda empat terlihat menunggu cukup lama.
Beberapa pengendara mengaku harus mengantre lebih dari 20 menit.
“Sudah hampir setengah jam di sini, belum dapat giliran,” ujar seorang pengendara.
Fenomena ini terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Diduga dipicu isu kenaikan harga BBM yang beredar luas di masyarakat.
Dasco: Harga BBM Tetap
Di tengah kondisi tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan harga BBM tidak mengalami kenaikan.
Baik BBM subsidi maupun non subsidi.
Ia menegaskan, mulai 1 April 2026 harga tetap sama seperti sebelumnya.
“Pemerintah belum berencana menaikkan BBM subsidi maupun non subsidi,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (31/3/2026).
Pernyataan ini sekaligus merespons kepanikan masyarakat.
Termasuk antrean panjang di SPBU di berbagai daerah.
Dasco mengimbau masyarakat tidak perlu panik.
Apalagi sampai mengantre berlebihan atau menimbun BBM.
“Tidak perlu antre dan tidak perlu melakukan penimbunan,” tegasnya.
Ia juga menyebut Presiden Prabowo Subianto berkomitmen menjaga kebutuhan energi masyarakat.
Istana Pastikan Harga Tak Naik
Hal senada disampaikan pihak Istana.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada penyesuaian harga BBM.
Baik subsidi maupun non subsidi.
Keputusan ini diambil setelah koordinasi dengan Kementerian ESDM dan Pertamina.
“Kami menjamin harga tidak berubah dan stok BBM aman,” ujarnya.
Pemerintah juga meminta masyarakat tidak terpancing informasi yang belum jelas.
Pertamina: Stok Aman, Antrean Karena Lonjakan Permintaan
Sementara itu, Pertamina memastikan stok BBM di Makassar dalam kondisi aman.
Antrean yang terjadi disebut akibat lonjakan permintaan.
Terutama saat arus balik Lebaran.
Area Manager Communication Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan peningkatan mobilitas jadi faktor utama.
“Lonjakan kendaraan dari arus balik berdampak pada peningkatan kebutuhan BBM,” jelasnya.
Pertamina bersama aparat dan pemerintah daerah kini melakukan pengaturan di lapangan.
Termasuk menempatkan petugas untuk mengatur antrean.
Warga Diimbau Tidak Panic Buying
Pertamina mengimbau masyarakat tetap tenang.
Pembelian BBM diminta dilakukan sesuai kebutuhan.
Hal ini penting agar distribusi tetap merata.
Masyarakat juga diminta mengisi BBM di SPBU resmi.
Jika ada kendala, bisa melapor ke Pertamina Call Center 135.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Harga-BBM-dan-Dasco.jpg)