Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

58 Narapidana Ikut Hapus Tato Gratis di Rutan Kelas I Makassar

Kepala Rutan Kelas I Makassar, Jayadi Kusumah, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam pelaksanaan kegiatan sosial tersebut.

Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Ist
HAPUS TATO - Narapidana ikut hapus tato di Rutan Kelas I Makassar, Sabtu (25/4/2026). Dari 58 narapidana, terdiri dari 40 laki-laki dan 18 perempuan. 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 58 warga binaan di Rutan Kelas I Makassar mengikuti program hapus tato gratis pada 25 April 2026. 
  • Peserta terdiri dari 40 laki-laki dan 18 perempuan yang ingin menghapus tato sebagai simbol perubahan dan niat memperbaiki diri.
  • Kegiatan ini digelar oleh Masyarakat Hijrah Tanpa Nama dan mendapat apresiasi dari Kepala Rutan, Jayadi Kusumah.
  • Ia berharap program sosial seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi kegiatan rutin di dalam rutan.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 58 warga binaan ikut hapus tato gratis di Rutan Kelas I Makassar, Sabtu (25/4/2026).

Hapus tato gratis digelar Masyarakat Hijrah Tanpa Nama.

Dari 58 narapidana, terdiri dari 40 laki-laki dan 18 perempuan.

Mereka ingin menghapus tato sebagai simbol perubahan hidup.

Kepala Rutan Kelas I Makassar, Jayadi Kusumah, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam pelaksanaan kegiatan sosial tersebut.

Baca juga: Sosok Ketua RW Makassar Berani Hapus Tato dalam Program Mahtan

“Semoga kegiatan hapus tato seperti ini bisa berlanjut secara berkesinambungan dan dapat rutin dilaksanakan,” ujarnya.

Pembina Yayasan Mahtan, dr Muh Ihsan Kitta, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan pihak rutan yang telah memberikan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

Ia menilai program hapus tato tidak hanya sekadar tindakan medis, tetapi juga bagian dari proses hijrah yang membutuhkan waktu dan pendampingan.

“Semoga kegiatan ini bisa dirutinkan di dalam rutan, karena hapus tato itu bertahap dan semuanya butuh waktu dan proses,” ujarnya.

Diharapkan warga binaan dapat memperoleh motivasi baru untuk memperbaiki diri serta menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved