RS Regional Luwu dan Gowa Segera Konstruksi, Pakai Skema Design and Build
Pantauan dalam Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), RS Regional di wilayah selatan tahapan penandatanganan kontrak.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
"Pemerintah menargetkan pembangunan fisik kedua rumah sakit ini dapat dimulai pada tahun ini melalui skema design and build, sebagai langkah percepatan dalam menghadirkan layanan rujukan yang berkualitas dan merata di Sulawesi Selatan," katanya.
Design and Build merupakan metode proyek konstruksi ketika satu kontraktor bertanggung jawab atas desain dan pembangunan secara terintegrasi.
Melalui satu kontrak tunggal dengan pemilik proyek, untuk efisiensi waktu dan biaya.
Keunggulannya meliputi koordinasi yang lebih baik, pengurangan risiko, dan efisiensi biaya karena hanya ada satu penanggung jawab.
dr Evi Mustikawati Arifin menilai kehadaran dua RS ini penting dalam mempercepat akses layanan kesehatan memadai ke daerah-daerah terpencil.
"Kehadiran RS Regional di dua titik tentu akan mengurangi ketimpangan akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah sekitar yang selama ini harus dirujuk ke kota besar atau rumah sakit pusat," kata dia.
"Ini berarti waktu tempuh lebih singkat, biaya lebih efisien, dan penanganan medis yang lebih cepat, terutama untuk kasus-kasus gawat darurat," kata dr Evi.
Rumah sakit regional ini disiapkan berstandar tipe C dengan menyediakan pelayanan medis dasar.
Disiapkan dokter spesialis 4 bidang yakni penyakit dalam, bedah, kesehatan anak, dan kebidanan/kandungan.
Rumah sakit ini berperan sebagai rujukan pertama bagi Puskesmas atau klinik.
Nantinya dilengkapi fasilitas gawat darurat 24 jam, sumber daya manusia serta peralatan medis sesuai standar pemerintah.
Disiapkan juga fasilitas penunjang unit anastasi, radiologi dan patologi klinik.
Dinkes Sulsel juga mengupayakan hadirnya layanan umum pada penyakit mata, kulit dan THT.
"Secara kebijakan publik, pembangunan RS Regional juga memperkuat ketahanan daerah di sektor kesehatan," kata dia.
"Daerah menjadi lebih siap menghadapi kondisi darurat kesehatan, bencana, maupun lonjakan kebutuhan layanan medis, tanpa terlalu bergantung pada fasilitas di luar wilayah," kata dr Evi.
| Polisi Bongkar Arena, Judi di Buntu Batu Luwu Tetap Jalan |
|
|---|
| Mirwan Idam Kini Punya Rumah Layak, Program Bedah Rumah Gowa Jadi Harapan Baru Warga Miskin Ekstrem |
|
|---|
| Gowa Tembus Lima Besar MTQ XXXIV Sulsel 2026, Berhasil Ciptakan Generasi Cinta Qurani |
|
|---|
| Darmawangsyah Muin Ajak Orangtua di Gowa Sukseskan Imunisasi Demi Kesehatan Anak |
|
|---|
| 10 Truk Sampah Diangkut dari Perbatasan Makassar-Gowa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dr-Evi-Mustikawati-Arifin-menyampaikan-lelang-RS-Regional-di.jpg)