Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Kisah Ketua RT di Mannuruki Makassar Jadi Guru dan Pengasuh 50 Anak, Profil Muzakkar Syaharuddin

Rutinitas pagi itu dilanjutkan dengan tugasnya sebagai pengajar di SDI Malengkeri Bertingkat Satu, yang terletak di kawasan BTN Tabaria.

Tayang:
Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
PROFIL RT/RW - Ketua RT 001/RW 004 Kelurahan Mannuruki M. Muzakkar Syaharuddin. Pengabdian panjang Muzakkar, dari urus warga hingga kelola panti asuhan. 

"Tujuan utama kami adalah menyehatkan masyarakat, agar terhindar dari penyakit jantung, kolesterol, dan asam urat," ujarnya. Kegiatan senamnya dilaksanakan di berbagai tempat, mulai dari lingkungan kelurahan hingga rumah sakit dan kampus.

Meskipun memiliki banyak aktivitas, Muzakkar tetap menjalankan tugasnya sebagai Ketua RT dengan penuh perhatian. Sepulang dari mengajar, ia kembali mengecek kondisi lingkungan, terutama soal kebersihan.

"Kalau ada sampah yang belum terangkut, saya foto lalu kirim ke petugas. Biasanya langsung ditindaklanjuti," jelasnya. 

Selain itu, pada malam hari, ia juga berpatroli untuk memastikan keamanan wilayah.

"Kemarin saat musim mudik, banyak warga yang menitipkan rumah untuk dijaga. Saya bantu pantau," tambahnya.

Kepercayaan yang diberikan warga kepadanya bukanlah tanpa alasan.

Sebelum terpilih sebagai Ketua RT, Muzakkar sudah aktif dalam berbagai kegiatan sosial di masyarakat. 

Bahkan, pemilihan dirinya sebagai Ketua RT adalah hasil dorongan warga.

"Warga yang dorong saya maju. Saya juga tidak datang waktu pemilihan, saya serahkan saja dan saya dapat kabar bahwa saya yang terpilih," ujar Muzakkar.

Bagi Muzakkar, amanah yang diberikan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

"Kalau kita niatkan karena Allah, insyaallah semua bisa dijalankan dengan baik," tuturnya.

Saat ini, wilayah yang dipimpinnya dihuni oleh lebih dari 100 kepala keluarga (KK).

Muzakkar pun berupaya menjaga komunikasi dengan warga tetap terbuka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Saya punya grup warga, jadi kalau ada keluhan, bisa cepat ditangani," ujarnya.

Kini Muzakkar membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat tak mengenal batasan usia, dan selalu dapat dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved