Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harga BBM

Harga BBM Nonsubsidi di Makassar Tak Naik, Pertamax 92 Rp12600 Per liter

Munculnya kekhawatiran melonjaknya harga BBM tak lepas dari naiknya harga minyak dunia imbas konflik AS - Israel vs Iran.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Kaswadi Anwar
HARGA BBM – Harga BBM yang tercantum di LED Display Harga di SPBU 7490225 Jl Pengayoman, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (29/3/2026). Harga BBM nonsubsidi belum alami kenaikan. 

Pertamax 92 naik Rp 500 rupiah, Pertamax Turbo naik Rp 350 rupiah.

Baca juga: Jangan Panic Buying! Pertamina Pastikan Stok BBM Aman di Sinjai

Dexlite melonjak tajam hingga Rp 1.000. Begitu pun Dex Pertamina naik Rp 1.000. 

“Wacana kenaikan BBM nonsubsidi kami cukup keberatan. Sekarang harga-harga sudah mahal,” katanya Minggu (29/3/2026). 

Kalau pun memang harga BBM nonsubsidi naik, ia telah mempersiapkan antisipasi. 

Ryan akan mengurangi penggunaan kendaraan roda empat. 

Ia berencana beralih menggunakan sepeda motor, kendaraan umum selama harganya terjangkau dan mungkin ke sepeda atau motor listrik. 
“Harus beralih ke kendaraan lain untuk menekan pengeluaran,” ujarnya.

Ia berharap, pemerintah Indonesia mengambil kebijakan strategis untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM.

Jika harga BBM naik, semua terkena imbasnya. Harga bahan pokok juga akan ikut naik. 

“Efek dominonya besar sekali, karena hampir semua sektor menggunakan transportasi,” sebut PPPK salah satu instansi pemerintah ini. 

Terakhir, Ryan meminta pemerintah mempunyai solusi alami membebaskan dua kapal Indonesia yang kabarnya tertahan di Selat Hormuz, Iran. 

Negosiasi perlu dilakukan tentunya oleh pemerintah Indonesia dengan Iran. 

Tak kalah pentingnya, Indonesia perlu mandiri dalam pengelolaan minyak. 

Apalagi, negara ini minyak yang berlimpah.

“Pemerintah harus respon cepat terkait kapal yang tertahan. Semoga bisa capai kesepatan untuk membebaskan kapal tersebut. Kita juga harus swasembada energi, tak bergantung lagi dengan pihak luar,” ucapnya. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved