Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pesan Mendalam di Balik Halalbihalal Yudhistira Ghalia: Ilmu Memaafkan Lebih Tinggi

PT Yudhistira Ghalia Indonesia mengundang seluruh karyawan dan karyawati beserta keluarga.

Tayang:
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Renaldi Cahyadi
HALALBIHALAL - Foto bersama jajaran karyawan PT Yudhistira Ghalia Indonesia Cabang Makassar usai kegiatan Halalbihalal di Kantor Area Sulawesi, Jl Bonto Lanra, Makassar, Sabtu (28/3/2026). Halalbihalal jadi ajang silaturahmi karyawan.     

Ringkasan Berita:
  • PT Yudhistira Ghalia Indonesia Cabang Makassar menggelar Halalbihalal bersama karyawan dan keluarga di Kantor Area Sulawesi. 
  • Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah, serta membangun kebersamaan di lingkungan kerja pasca-Lebaran.
  • Kepala Cabang M Idris Safa menekankan Halalbihalal bukan sekadar tradisi, tetapi memiliki nilai ibadah sosial dalam Islam, khususnya dalam memaafkan dan menjaga hubungan antar sesama. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSARPT Yudhistira Ghalia Indonesia Cabang Makassar menggelar Halalbihalal di Kantor Area Sulawesi, Jl Bonto Lanra, Makassar, Sabtu (28/3/2026).

Tema Halalbihalal 'Merajut Silahturahmi, Mempererat Ukhuwah dan Menuai Keberkahan Bersama'.

PT Yudhistira Ghalia Indonesia mengundang seluruh karyawan dan karyawati beserta keluarga.

Seluruh peserta mengenakan baju kokoh berwarna putih.

Ada yang membawa pasangan beserta anaknya.

Halalbihalal menjadi momentum mempererat hubungan antar pegawai sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan perusahaan.

Baca juga: 4 Rekomendasi Hotel di Makassar untuk Halalbihalal, Mulai Rp120 Ribu per Orang

Kepala Cabang Makassar PT Yudhistira Ghalia Indonesia Area Sulawesi, M Idris Safa, mengatakan Halalbihalal bukan sekadar tradisi pasca-Lebaran, melainkan memiliki nilai ibadah sosial yang kuat dalam perspektif Al-Qur’an.

“Sebagai penerbit, setiap hari kita mencetak buku dan menyebarkan gagasan. Namun hari ini kita diingatkan bahwa ada ilmu yang lebih tinggi nilainya, yaitu ilmu memaafkan dalam bingkai silaturahim,” katanya usai kegiatan.

Halalbihalal dalam perspektif Al-Qur’an merupakan ibadah sosial yang memiliki landasan syar’i yang kuat. 

Kegiatan ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga perintah untuk menjaga silaturahmi, mempererat ukhuwah, serta saling memaafkan demi keberkahan dunia dan akhirat.

Idris juga menyinggung dinamika yang terjadi dalam lingkungan kerja. 

Ia mengakui dalam perjalanan sebuah perusahaan, kerap muncul berbagai tantangan seperti keputusan yang kurang memuaskan, komunikasi yang tidak sempurna, hingga tekanan kerja.

“Semua itu adalah hal yang sangat manusiawi. Maka momentum Halalbihalal ini menjadi kesempatan emas untuk membersihkan lembaran hati kita masing-masing,” ujarnya.

Ia mengapresiasi kepada seluruh jajaran Penerbit Yudhistira, mulai dari staf administrasi, tim distribusi, hingga tim pemasaran dan para mitra kerja yang telah berkontribusi dalam perjalanan perusahaan.

“Dedikasi dan kerja keras seluruh tim adalah nafas dari perusahaan ini. Tanpa kerja sama, tidak ada satu pun buku yang bisa hadir di tangan para pelajar Indonesia,” ungkapnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved