PSBM XXVI
Peternak Ayam Broiler Harap Mentan Amran Sulaeman Bangun Pabrik Terpadu di Sultra
Kehadiran pabrik terpadu akan sangat membantu pelaku usaha lokal dalam menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan pendapatan.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengusaha ayam broiler, Herfain, berharap adanya dukungan pemerintah untuk memperkuat industri peternakan ayam di kawasan timur Indonesia, khususnya di Provinsi Sulawesi Tenggara.
Ia berharap Menteri Pertanian Amran Sulaiman dapat mendorong pembangunan pabrik terpadu yang menyediakan seluruh kebutuhan usaha ayam broiler di daerah tersebut.
Hal itu disampaikan Herfain saat ditemui setelah acara Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026 di Hotel Claro, Makassar, Kamis (26/3/2026).
Amran Sulaeman merupakan Ketua Umum BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang menjadi inisiator utama terselenggaranya PSBM.
Menurut Herfain, kehadiran pabrik akan sangat membantu pelaku usaha lokal dalam menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan pendapatan.
“Kalau bisa dibangunkan pabrik di Provinsi Sulawesi Tenggara, itu akan mempermudah dan menambah penghasilan kami sebagai pengusaha ayam broiler,” ujarnya.
Baca juga: PSBM 2026 Jadi Panggung Kolaborasi, KNPI Sulsel: Pemuda Jangan Hanya Jadi Penonton
Pria berusia 37 tahun asal Bulukumba itu merantau ke Sulawesi Tenggara sejak 2007.
Ia mulai fokus menekuni usaha peternakan ayam broiler pada 2023. Sebelumnya ia menggeluti usaha fitnes.
Dalam menjalankan usahanya, Herfain mengaku masih menggunakan sistem kemitraan dengan perusahaan.
“Usaha ini masih sistem bermitra. Kami bekerja sama dengan perusahaan. Tapi ke depan kami berharap ada bantuan pemerintah untuk peternak,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan peluang tingginya kebutuhan ayam broiler di wilayah Indonesia Timur, termasuk di Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara, yang hingga kini belum sepenuhnya terpenuhi oleh produksi lokal.
Menurutnya, kondisi tersebut membuka peluang besar bagi pengembangan usaha peternakan ayam broiler.
“Untuk peluangnya sangat bagus, karena kebutuhan ayam broiler masih tinggi. Di daerah kami juga masih kurang, sehingga masih menyuplai dari Sulawesi Selatan,” katanya.
Herfain menambahkan, peluang tersebut semakin terbuka seiring adanya program pemerintah yang mendorong peningkatan produksi dan distribusi pangan di kawasan timur Indonesia.
“Peluangnya sangat besar, apalagi dengan program yang disampaikan pemerintah. Ini harus kita sambut sebagai pengusaha ayam broiler,” jelasnya.
Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar 2026
Bertabur Tokoh di Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar dari Menteri hingga Politisi.
Sejumlah tokoh nasional hingga kepala daerah dari berbagai provinsi terlihat menghadiri Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI tahun 2026.
Agenda digelar di Hotel Claro Makassar Jl Ap Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (26/3/2026).
Kehadiran para tokoh ini menambah semarak forum yang selama ini dikenal sebagai ajang silaturahmi dan konsolidasi jejaring saudagar Bugis Makassar dari berbagai daerah.
Sejak awal acara, satu per satu nama tokoh disapa dalam sambutan.
Beberapa di antaranya duduk di barisan depan bersama para undangan kehormatan lainnya.
Hadir Wakil Ketua DPD RI Tamsil Lindung, Menteri Pertanian sekaligus Ketua DPP KKSS Andi Amran Sulaiman, Menteri Agama RI Prof KH Nasaruddin Umar.
Hadir juga Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Veronica Tan.
Kehadirannya menjadi perhatian tersendiri karena selama ini lebih sering dikenal publik melalui pemberitaan nasional.
Turut hadir pula Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawalla.
Kehadiran dua wakil menteri ini menegaskan perhatian pemerintah pusat terhadap forum saudagar yang telah berlangsung selama puluhan tahun tersebut.
Dari kalangan tokoh Bugis Makassar, sosok inisiator PSBM, Aksa Mahmud, juga tampak berada di antara para tamu kehormatan.
Tampak juga sejumlah politisi senayan asal Sulawesi Selatan.
Seperti Meity Rahmatia, Andi Iwan Aras, hingga Syamsu Rizal MI.
Acara juga dihadiri sejumlah pimpinan daerah dari berbagai provinsi.
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, hadir bersama rombongan.
Selain itu tampak pula Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, serta Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling.
Deretan kepala daerah lainnya juga turut meramaikan forum tersebut.
Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, hadir bersama sejumlah pejabat daerah.
Dari Kalimantan Utara, Gubernur Zainal Arifin Paliwang juga terlihat mengikuti rangkaian acara.
Sementara dari Kalimantan Timur hadir Gubernur Rudy Mas'ud, yang juga dikenal sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI).
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama wakilnya, Fatmawati Rusdi
Hadir juga unsur Forkopimda Sulsel, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi dan jajarannya.
Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan kuatnya dukungan pemerintah terhadap kegiatan yang mempertemukan jaringan saudagar Bugis Makassar dari berbagai wilayah.
Selain pejabat pemerintahan, tokoh agama dan ulama juga mengambil bagian dalam kegiatan ini.
Salah satu yang hadir adalah dai nasional Das'ad Latif yang dijadwalkan memberikan tausiah kepada para peserta.
Forum PSBM XXVI ini tidak hanya menjadi ruang pertemuan saudagar, tetapi juga ajang silaturahmi lintas sektor.
Suasana kebersamaan terasa kuat ketika para tokoh dari berbagai latar belakang duduk bersama, berdiskusi, sekaligus mempererat hubungan dalam semangat persaudaraan Bugis-Makassar.(*)
| Sosok 2 Gubernur Terkaya Indonesia Kumpul di Makassar Hadiri PSBM |
|
|---|
| Sosok Zainal Arifin Paliwang Jenderal Asal Makassar Pulang Kampung Demi PSBM |
|
|---|
| Tamsil Linrung Serukan Penguatan Jejaring Saudagar untuk Ekonomi Daerah Sulsel |
|
|---|
| Syahar Alrif Jajaki Kerja Sama Sherly Tjoanda, Sidrap Siap Kirim Telur untuk Warga Maluku Utara |
|
|---|
| Inilah Makanan Khas Makassar Disajikan Gala Dinner PSBM, Apa Dipilih Veronica dan Sherly Tjoanda? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260326-Pengusaha-ayam-broiler-Herfain.jpg)