Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSBM XXVI

Gubernur Sulut Tawarkan Investasi Tambang Emas ke Saudagar Bugis Makassar

Dari sektor kelautan dan perikanan, Sulut punya wilayah 77 persen laut, sebanyak 1,5 triliun nilai ekspor hanya dari komoditas ikan tuna

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
POTENSI SULUT - Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus (kiri) dalam Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026 di Hotel Claro Makassar pada Kamis (26/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Yulius Selvanus mengajak saudagar Bugis - Makassar berinvestasi di utara Pulau Sulawesi
  • Potensi pertambangan jadi primadona menarik dari Sulut
  • Selain pertambangan, Sulut punya potensi lain. Unggulannya pada komoditas kelapa

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus mengajak saudagar Bugis - Makassar berinvestasi di utara Pulau Sulawesi.

Potensi pertambangan jadi primadona menarik dari Sulut.

"Kami di Sulut ada tambang emas cukup besar, kemarin 63 blok wilayah pertambangan rakyat. Ini juga peluang untuk saudagar Bugis-Makassar khususnya yang ada di Sulawesi Utara," kata Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dalam Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026 di Hotel Claro Makassar pada Kamis (26/3/2026).

Selain pertambangan, Sulut punya potensi lain. Unggulannya pada komoditas kelapa.

Tahun ini, Sulut mendapat suntikan bibit kelapa sebanyak 2,7 juta dari Kementerian Pertanian.

"Di Sulut untuk kelapa ini andalan kami tahun 2025 kami laksanakan ekspor 1,2 Triliun," jelasnya.

Dari sektor kelautan dan perikanan, Sulut punya wilayah 77 persen laut.

Sebanyak 1,5 triliun nilai ekspor hanya dari komoditas ikan tuna.

"Sektor pertanian dan perkebunan, kami miliki pala. Mungkin no 1 dunia yang penghasilannyaz Pala kami hasilkan 12.800 ton per tahun," ucap Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus.

Dirinya mulai mencanangkan hilirisasi produk dari Sulut.

Sehingga mengundang saudagar Bugis - Makassar berinvestasi di wilayahnya.

"Kami membutuhkan investasi dari semuanya dalam negeri maupun luar negeri. Baik dalam bidang perkebunan, perikanan laut dan darat," kata Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus.

Ketua Panitia PSBM Ibnu Munzir menyebut di tengah situasi ekonomi global yang dinilai sedang tidak baik, saudagar Bugis Makassar justru terpanggil untuk mengambil peran lebih besar dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Situasi ekonomi global yang dinilai sedang memprihatinkan turut menjadi latar belakang perubahan konsep kegiatan yang lebih menekankan pada kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved