Wali Kota Makassar Minta Camat Antisipasi Lonjakan Sampah saat Hari Lebaran
Menurut Munafri, intensitas sampah cenderung meningkat selama bulan Ramadan.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta para camat mengantisipasi lonjakan volume sampah selama Ramadan hingga masa libur Idulfitri.
Instruksi tersebut disampaikan Munafri usai memberikan bantuan paket sembako kepada petugas kebersihan hingga tenaga lapangan
Penyerahan paket sembako berlangsung di Tribun Lapangan Karebosi Jl Jenderal Ahmad Yani, Minggu (15/3/2026).
Menurut Munafri, intensitas sampah cenderung meningkat selama bulan Ramadan.
Terutama karena maraknya aktivitas penjualan makanan berbuka puasa atau takjil.
Menurutnya, fenomena musiman selama Ramadan membuat banyak warga tiba-tiba membuka lapak jualan makanan dan minuman di berbagai sudut kota.
“Jadi saya minta kepada seluruh instansi SKPD, baik juga yang ada di kecamatan untuk mengatur ini. Jadi begini, intensitas sampah khususnya di bulan Ramadan itu tinggi,” ujar Munafri.
Ia mencontohkan banyaknya pedagang dadakan yang bermunculan saat Ramadan.
Seperti penjual cendol hingga pisang ijo, yang secara tidak langsung meningkatkan penggunaan kemasan sekali pakai.
Ia juga menyoroti kebiasaan masyarakat membeli takjil dengan kemasan plastik atau wadah sekali pakai.
Menurutnya, hampir tidak ada pembeli yang membawa wadah sendiri dari rumah.
“Coba perhatikan, tidak satu orang pun yang datang belanja ke takjil-takjil itu yang bawa piring atau mangkok dari rumahnya. Semuanya dalam kemasan. Nah, ini perlu diantisipasi dengan baik,” jelasnya.
Selain lonjakan sampah selama Ramadan, pemerintah kota juga mengantisipasi potensi berkurangnya petugas kebersihan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Ia menyebut sebagian petugas atau satgas kebersihan biasanya mudik ke kampung halaman.
Sehingga perlu pengaturan jadwal kerja yang matang agar pelayanan tetap berjalan.
Ia meminta para camat memastikan pengaturan petugas sejak jauh hari, khususnya bagi yang akan bertugas saat hari raya.
“Saya minta Camat untuk memastikan mengatur dari awal siapa-siapa yang bertugas pada hari H,” tegasnya.
“Jadi harus diatur mulai dari H-3 sampai H+4 untuk memastikan sistem aplosan itu berjalan dengan baik untuk mengantisipasi tidak ada tumpukan sampah di mana-mana dan tetap bisa terangkut dengan sistem yang sudah diatur dan diantisipasi dari awal,” sambungnya.
Hal ini dilakukan untuk memastikan pengangkutan sampah tetap berjalan normal dan tidak terjadi penumpukan di berbagai wilayah kota.
Ia berharap langkah antisipasi ini dapat menjaga kebersihan kota selama Ramadan hingga Idulfitri, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan nyaman tanpa terganggu oleh masalah sampah.
“Supaya kita berlebaran tidak bersama dengan tumpukan sampah di mana-mana,” ujarnya. (*)
| Makassar Tuan Rumah IGS 2026, Munafri Bidik Investasi dari 49 Negara |
|
|---|
| Akademisi dari 6 Negara Bahas Pembangunan Berkelanjutan di UMI |
|
|---|
| Iniastif Ketua RT Tamalanrea Tanam Dua Gorong-gorong Untuk Pengolahan Sampah Organik |
|
|---|
| Camat Ujung Pandang Ajak Pelaku Usaha Ubah Cara Kelola Sampah, Gaungkan 3R |
|
|---|
| 5 RW Rappojawa Kompak Edukasi Pilah Sampah, hingga Pengembangan Bank Sampah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/WALI-KOTA-Wali-Kota-Makassar-Munafri-Arifuddin-diwawancara-BA.jpg)