Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pengamat Nilai Donasi Warga Beralih Dari Celengan Masjid ke Dompet Digital

Jika dibandingkan ramadan dua tahun sebelumnya, isi celengan sudah di kisaran 280 juta di 10 malam terakhir

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
KOTAK AMAL - Suasana Masjid Raya Makassar, Jl Masjid Raya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (11/3/2026) malam. Isi celengan kotak amal masjid Raya Makassar turun 50 persen. Pengamat menilai ada pergeseran metode donasi kini ke sistem digital. 

Kemudahan transaksi digital dimanfaatkan warga.

"Biasanya misal masuk masjid tidak bawa uang cash. Kalau pakai barcode itu lebih praktis. Saya kira perlu itu sebagai memastikan masuk masyarakat modern serba digital. Memang butuh juga manual, tapi saya banyak masuk masjid sudah punya barcode di atas celengan," jelasnya.

Dirinya menyarankan pengurus masjid masing-masing membuka rekening digital.

Sekretaris Yayasan Pengurus Masjid Raya Makassar Irfan Sanusi Baco mengakui adanya penurunan jumlah donasi masyarakat.

"Betul (isi kotak amal juga menurun) tapi saya kurang tahu penyebabnya," kata Irfan Sanusi kepada tribun, Jumat (13/3/2026) malam.

Fenomena kurangnya jumlah isi kotak amal itu, lanjut Irfan bukan terjadi ramadan kali ini saja.

"Sejak tahun lalu terjadi penurunan sampai 50 persen lebih," katanya.

Putra mendiang AGH KH Sanusi Baco ini pun mengajak jamaah untuk memperbanyak sedekah, khususnya di 10 malam terakhir ramadan ini.

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved