Pengamat Nilai Donasi Warga Beralih Dari Celengan Masjid ke Dompet Digital
Jika dibandingkan ramadan dua tahun sebelumnya, isi celengan sudah di kisaran 280 juta di 10 malam terakhir
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ari Maryadi
Kemudahan transaksi digital dimanfaatkan warga.
"Biasanya misal masuk masjid tidak bawa uang cash. Kalau pakai barcode itu lebih praktis. Saya kira perlu itu sebagai memastikan masuk masyarakat modern serba digital. Memang butuh juga manual, tapi saya banyak masuk masjid sudah punya barcode di atas celengan," jelasnya.
Dirinya menyarankan pengurus masjid masing-masing membuka rekening digital.
Sekretaris Yayasan Pengurus Masjid Raya Makassar Irfan Sanusi Baco mengakui adanya penurunan jumlah donasi masyarakat.
"Betul (isi kotak amal juga menurun) tapi saya kurang tahu penyebabnya," kata Irfan Sanusi kepada tribun, Jumat (13/3/2026) malam.
Fenomena kurangnya jumlah isi kotak amal itu, lanjut Irfan bukan terjadi ramadan kali ini saja.
"Sejak tahun lalu terjadi penurunan sampai 50 persen lebih," katanya.
Putra mendiang AGH KH Sanusi Baco ini pun mengajak jamaah untuk memperbanyak sedekah, khususnya di 10 malam terakhir ramadan ini.
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz
| Mantan Pemain PSM Makassar Ferdinand Sinaga Perkuat Dokter Koboi FC di Wali Kota Makassar Cup 2026 |
|
|---|
| Andi Amrullah Djaya Kini Ketua Pordi Makassar |
|
|---|
| PKK Makassar Gandeng BNN dan Dinsos Perkuat Keluarga Cegah Narkoba |
|
|---|
| Makeup Corner Asrama Haji Sudiang Makassar Diserbu Jamaah, Riasan Tahan hingga 13 Jam |
|
|---|
| Punya Honda Rebel 1100? Ini 4 Komponen Vital yang Wajib Rutin Dicek |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260315-Suasana-Masjid-Raya-Makassar.jpg)