Waspada Glaukoma, Penyebab Kebutaan Permanen yang Sering Tanpa Gejala
Penyakit ini menyerang saraf optik secara progresif sehingga penglihatan perlahan menurun.
Ketua Glaukoma Service JEC Group, Prof DR Dr Widya Artini Wiyogo, SpM(K), mengatakan mayoritas kasus glaukoma tidak menunjukkan gejala sehingga sering baru terdeteksi saat pemeriksaan kesehatan.
"Namun jika muncul keluhan seperti sakit kepala hebat, penglihatan mendadak kabur, mual, muntah, atau nyeri mata, masyarakat perlu segera memeriksakan diri," ujarnya, dalam keterangan tertulis diterima Tribun, Sabtu (14/3/2026).
Ia menekankan bahwa skrining mata secara berkala sangat penting untuk mendeteksi glaukoma lebih dini.
Di Sulawesi Selatan, persoalan kebutaan juga menjadi perhatian.
Provinsi ini merupakan salah satu pusat populasi terbesar di kawasan Indonesia timur dengan kebutuhan layanan kesehatan mata yang terus meningkat.
Berdasarkan survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) tahun 2017, prevalensi kebutaan pada penduduk usia lanjut di Sulawesi Selatan diperkirakan berada di kisaran 2–3 persen.
Dengan jumlah penduduk lanjut usia sekitar 1,1 juta orang, diperkirakan sekitar 22–33 ribu orang mengalami kebutaan di provinsi ini.
Glaukoma menjadi salah satu penyebab kebutaan permanen yang perlu diwaspadai karena penyakit ini sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal.
Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko glaukoma, antara lain riwayat keluarga, diabetes melitus, penggunaan steroid jangka panjang, kelainan refraksi tinggi seperti miopia atau hipermetropia, katarak, hingga riwayat trauma mata.
Pada kasus tertentu, glaukoma juga dapat terjadi pada bayi sejak lahir.
Menurut American Academy of Ophthalmology, glaukoma bawaan diperkirakan terjadi pada sekitar 1 dari 10.000 hingga 20.000 kelahiran.(*)
| JEC ORBITA Makassar Hadirkan Layanan Koreksi Presbiopia dengan Teknologi PRESBYOND |
|
|---|
| Untuk Pertama Kalinya, JEC ORBITA Gelar Operasi Mata Juling Gratis di HUT ke-25 |
|
|---|
| Seminar JEC Orbit Makassar Angkat Tema Cantik Menarik Tanpa Kantong Mata |
|
|---|
| VIDEO: 15-16 Februari 2025, Operasi Katarak dan Okuloplasti Gratis di RS Mata JEC ORBITA Makassar |
|
|---|
| Ada Operasi Katarak dan Okuloplasti Gratis di RS Mata JEC ORBITA Makassar 15 dan 16 Februari 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PEKAN-GLAUKOMA-14032026.jpg)