Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Waspada Glaukoma, Penyebab Kebutaan Permanen yang Sering Tanpa Gejala

Penyakit ini menyerang saraf optik secara progresif sehingga penglihatan perlahan menurun.

Tayang:
Tribun-timur.com
PEKAN GLAUKOMA - Diskusi kesehatan mata dalam rangka Pekan Glaukoma Sedunia 2026 di RS Mata JEC ORBITA Makassar, Sabtu (14/3/2026). Para dokter spesialis mata mengingatkan pentingnya deteksi dini glaukoma yang sering berkembang tanpa gejala namun dapat menyebabkan kebutaan permanen. 

Ketua Glaukoma Service JEC Group, Prof DR Dr Widya Artini Wiyogo, SpM(K), mengatakan mayoritas kasus glaukoma tidak menunjukkan gejala sehingga sering baru terdeteksi saat pemeriksaan kesehatan.

"Namun jika muncul keluhan seperti sakit kepala hebat, penglihatan mendadak kabur, mual, muntah, atau nyeri mata, masyarakat perlu segera memeriksakan diri," ujarnya, dalam keterangan tertulis diterima Tribun, Sabtu (14/3/2026).

Ia menekankan bahwa skrining mata secara berkala sangat penting untuk mendeteksi glaukoma lebih dini.

Di Sulawesi Selatan, persoalan kebutaan juga menjadi perhatian.

Provinsi ini merupakan salah satu pusat populasi terbesar di kawasan Indonesia timur dengan kebutuhan layanan kesehatan mata yang terus meningkat.

Berdasarkan survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) tahun 2017, prevalensi kebutaan pada penduduk usia lanjut di Sulawesi Selatan diperkirakan berada di kisaran 2–3 persen.

Dengan jumlah penduduk lanjut usia sekitar 1,1 juta orang, diperkirakan sekitar 22–33 ribu orang mengalami kebutaan di provinsi ini.

Glaukoma menjadi salah satu penyebab kebutaan permanen yang perlu diwaspadai karena penyakit ini sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal.

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko glaukoma, antara lain riwayat keluarga, diabetes melitus, penggunaan steroid jangka panjang, kelainan refraksi tinggi seperti miopia atau hipermetropia, katarak, hingga riwayat trauma mata.

Pada kasus tertentu, glaukoma juga dapat terjadi pada bayi sejak lahir.

Menurut American Academy of Ophthalmology, glaukoma bawaan diperkirakan terjadi pada sekitar 1 dari 10.000 hingga 20.000 kelahiran.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved