Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Isi Kotak Amal Masjid Raya Makassar Baru Rp140 Juta, Turun 50 Persen

Seperti di Masjid Raya Makassar, Jl Masjid Raya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
KOTAK AMAL - Suasana Masjid Raya Makassar, Jl Masjid Raya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (11/3/2026) malam. Isi celengan kotak amal masjid Raya Makassar turun 50 persen. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Fenomena isi kotak amal menurun selama Ramadan 1447 Hijriah ini, tidak hanya terjadi di masjid-masjid kampung.

Fenomena yang sama rupanya juga terjadi di masjid-masjid besar atau masjid agung.

Seperti di Masjid Raya Makassar, Jl Masjid Raya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Hal itu diakui Sekretaris Yayasan Pengurus Masjid Raya Makassar, Irfan Sanusi Baco.

"Betul (isi kotak amal juga menurun) tapi saya kurang tahu penyebabnya," kata Irfan Sanusi kepada tribun, Jumat (13/3/2026) malam.

Fenomena kurangnya jumlah isi kotak amal itu, lanjut Irfan bukan terjadi ramadan kali ini saja.

"Sejak tahun lalu terjadi penurunan sampai 50 persen lebih," katanya.

Memasuki 10 malam terakhir ramadan, total isi celengan Masjid Raya Makassar, baru mencapai Rp140 juta.

Padahal jika dibandingkan ramadan dua tahun sebelumnya, lanjut Irfan, jika sudah memasuki 10 terakhir ramadan, isi celengan sudah di kisaran 280 juta.

Putra mendiang AGH KH Sanusi Baco ini pun mengajak jamaah untuk memperbanyak sedekah, khususnya di 10 malam terakhir ramadan ini.

"Setiap malam kami ajak Ummat Muslim (khususnya jamaah Masjid Raya) untuk lebih memperbanyak sedekah di 10 Malam Terakhir Ramadhan," ucap Irfan.

"Khususnya bagi mereka yang belum mencapai Nishab dan Haul ( tidak WAJIB ZAKAT )," lanjutnya.

Anjuran memperbanyak sedekah lanjut Irfan, bukan tanpa alasan.

Sebab kata dia, perputaran keuangan di Indonesia saat ini sangat tidak berimbang dan menunjukkan ketimpangan yang sangat ekstrem.

Ketimpangan yang dimaksud Irfan yaitu, jumlah perputaran uang lebih banyak di pelaku judi online daripada zakat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved