Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Poros Al-Quds Makassar Desak Presiden Prabowo Keluar dari Board of Peace

Indonesia dinilai justru berpihak pada Donald Trump, dan negara-negara yang menyerang Palestina.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
PEDULI PALESTINA - Peringatan Hari Al-Quds di Jl Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat, (13/3/2026) sore. Poros Al-Quds Makassar mendesak Presiden Prabowo Subianto keluar dari keanggotaan BOP. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kecaman terhadap Board Of Peace (BOP) ikut disuarakan warga Makassar.

BOP dinilai bukan menjadi solusi mencapai perdamaian.

BOP atau Dewan Perdamaian merupakan inisiatif forum internasional dibentuk m Donald Trump pada awal 2026.

Mulanya untuk mempercepat penyelesaian konflik, memimpin rekonstruksi, dan mengatur stabilisasi pascakonflik, terutama di Gaza.

Namun dalam perjalannya, justru Donald Trump sendiri memulai peperangan dengan menyerang Iran.

"Kita lihat eskalasi timur tengah, Amerika Serikat menyerang Iran karena keberpihakannya terhadap Palestina," kata Jenderal Lapangan Aksi Nur Ramadhan La Udu dihadapan ratusan massa aksi Hari Peringatan Al-Quds di Jl Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat, (13/3/2026) sore.

Poros Al-Quds Makassar mengecam keputusan Indonesia bergabung di BOP.

Indonesia dinilai justru berpihak pada Donald Trump, dan negara-negara yang menyerang Palestina.

"Kita sayangkan Pemerintah kita, Presiden kita gabung Board Of Peace, dimana pemimpin dan inisiator Donald Trump, orang yang memulai perang," katanya.

Baca juga: Palestina Merdeka Bergemuruh, Bendera Israel - AS Dilindas Kendaraan di Makassar

Aksi Hari Al-Quds begitu membara dengan teriakan-teriakan kemerdekaan Palestina.

Israel dan Amerika Serikat dikecam dengan berbagai narasi.

'Mampus Israel, Mampus Amerika' puluhan kali dilantangkan dengan tangan terjepal.

Bendera Palestina dikibarkan tinggi.

Sedangkan bendera Israel - AS justru diletakkan di tanah.

Kendaraan melintas dengan melindas bendera kedua  negara tersebut.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved