Makassar Mulia
Aturan Baru! Ini 3 Kelompok Prioritas Terima Bantuan dari Dinsos Makassar di 2026
Ringkasan Berita:
- Dinas Sosial Kota Makassar memprioritaskan bantuan bagi anak jalanan, penyandang disabilitas terlantar, dan lansia terlantar.
- Penyaluran bantuan dilakukan setelah asesmen lapangan oleh pekerja sosial, dengan jenis bantuan disesuaikan kebutuhan.
- Tercatat sekitar 25 disabilitas, 30 lansia, dan 15 keluarga anak jalanan sebagai penerima potensial.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Sosial Kota Makassar memprioritaskan penanganan tiga kelompok rentan, anak jalanan, penyandang disabilitas terlantar, dan lansia terlantar.
Saat ini, Dinsos menyusun tim untuk asesmen lapangan.
Dinsos akan memberikan bantuan kepada kelompok rentan tersebut melalui anggaran perubahan.
Langkah itu untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan dapat terpenuhi.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Makassar, Muhammad Zuhur mengatakan, kebijakan tersebut menyesuaikan kondisi anggaran yang harus diefisienkan di seluruh organisasi perangkat daerah.
Tahun sebelumnya bantuan masih bisa diberikan kepada masyarakat yang masuk desil 1 sampai desil 5.
Namun 2026, prioritas dipersempit hanya bagi kelompok paling rentan.
Baca juga: Pemkot Makassar Petakan Kompetensi ASN, Ukom Kunci Penempatan Jabatan
"Karena tahun kemarin itu desil 1 sampai 5 itu bisa dikasih bantuan, sekarang desil 1 sampai desil 2 tahun ini," kata Zuhur, Senin (27/4/2026).
Meski begitu, warga di luar kategori tersebut tetap berpeluang memperoleh bantuan lain, asalkan melalui asesmen pekerja sosial.
Menurutnya, kondisi ekonomi keluarga akan menjadi salah satu indikator penilaian.
"Jadi kami mendata cuma yang masuk desil 1 dan desil 2. Kami akan memberikan bantuan langsung ke masyarakat yang memang sifatnya urgent," jelas Zuhur.
Bantuan yang diberikan menyesuaikan kebutuhan penerima.
Untuk penyandang disabilitas, bantuan dapat berupa alat bantu sesuai kebutuhan.
Bagi lansia, Dinsos akan melihat apakah kebutuhan dasar mereka sudah terpenuhi atau masih membutuhkan intervensi tambahan.
Sedangkan untuk anak jalanan, bantuan akan diarahkan kepada keluarga mereka.
Dinsos menilai sebagian besar anak turun ke jalan karena kebutuhan rumah tangga yang belum terpenuhi.
Jika hasil asesmen menunjukkan kebutuhan mendesak berupa pangan, maka bantuan bisa diusulkan dalam anggaran perubahan.
Bentuk bantuan antara lain beras, makanan, atau paket sembako.
Saat ini ada sekitar 25 penyandang disabilitas yang terdata.
Kemudian sekitar 30 lansia terlantar dan 15 keluarga anak jalanan.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Makassar, Muhammad Zuhur mengatakan seluruh penerima bantuan wajib berdomisili di Kota Makassar agar program tepat sasaran.
Selain itu, kebijakan ini juga untuk memastikan warga lokal yang paling membutuhkan mendapat prioritas utama.
Apa Itu Desil?
Desil adalah pembagian kelompok masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan (desil 1-10), dari yang termiskin hingga paling sejahtera.
Berikut penjelasan Desil 1-10:
Desil 1: Rumah tangga dalam kelompok 10 persen terendah (sangat miskin)
Desil 2: Rumah tangga dalam kelompok 10-20 persen terendah (miskin)
Desil 3: Rumah tangga dalam kelompok 20-30 persen terendah (hampir miskin)
Desil 4: Rumah tangga dalam kelompok 30-40 persen terendah (rentan miskin)
Desil 5: Rumah tangga dalam kelompok 50 persen terendah (pas-pasan)
Desil 6-10: Rumah tangga dalam kelompok 30 persen tertinggi (menengah atas).
(Tribun-Timur.com/Siti Aminah/Hasriyani Latif)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-Bidang-Rehabilitasi-Sosial-Rehsos-Dinas-Sosial-Kota-Makassar-2026-66.jpg)