Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mudik 2026

Dari Soppeng ke Sragen, Eva Mudik Berempat Lewat Program Mudik Hepi Telkomsel

Sebanyak 200 pemudik diberangkatkan dari Makassar melalui program Mudik Hepi 2026 yang digelar Telkomsel.

|
Tribun-timur.com/Muh. Abdiwan
PELEPASAN PEMUDIK - Peserta program Mudik Hepi 2026 bersiap mengikuti pelepasan di Halaman GraPARI Makassar Pettarani, Kamis (12/3/2026). Program yang digelar Telkomsel ini memberangkatkan 200 pemudik dari Makassarke Surabaya dengan memanfaatkan donasi Telkomsel Poin pelanggan untuk membantu masyarakat pulang kampung saat Ramadan dan Idulfitri. 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 200 pemudik diberangkatkan dari Makassar melalui program Mudik Hepi 2026 yang digelar Telkomsel.
  • Program ini memanfaatkan donasi Telkomsel Poin pelanggan melalui aplikasi MyTelkomsel yang dikonversi menjadi tiket perjalanan bagi masyarakat yang membutuhkan. 
  • Pelepasan peserta mudik dilakukan di Grapari Makassar, Jalan AP Pettarani, Kamis (12/3/2026).

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 200 pemudik diberangkatkan dari Makassar melalui program Mudik Hepi 2026 gelaran Telkomsel.

Program ini merupakan gerakan gotong royong berbasis Telkomsel Poin.

Pelanggan berdonasi dengan menukar poin melalui aplikasi MyTelkomsel.

Donasi tersebut dikonversi menjadi tiket bus dan kapal bagi masyarakat yang membutuhkan untuk pulang ke kampung halaman saat Ramadan dan Idulfitri.

Salah satu peserta mudik, Eva Nurhannah (34), senang bisa mengikuti program tersebut.

Ia mudik bersama dua anak dan suaminya menuju kampung halaman mertuanya di Sragen.

Perempuan yang berdomisili di Soppeng itu mengaku terakhir kali pulang kampung pada 2023 lalu.

“Alhamdulillah mudik berempat berkat Telkomsel,” ujarnya pada tribun-timur.com di sela pelepasan ratusan pemudik di Halaman GraPARI Makassar Pettarani, Kamis (12/3/2026). 

Eva mengatakan sehari-hari ia tinggal bersama keluarga kecilnya di Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, ia berjualan bakso keliling.

Menurutnya, program Mudik Hepi sangat membantu masyarakat yang ingin pulang kampung namun memiliki keterbatasan biaya perjalanan.

Program Mudik Hepi sendiri berlangsung 18 Februari hingga 10 Maret 2026. 

Pelanggan dapat menukarkan setiap 500 poin atau setara Rp5.000 untuk membantu pembelian tiket mudik bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh donasi disalurkan melalui kerja sama dengan Kitabisa dan didukung PT Pelayaran Nasional Indonesia untuk perjalanan laut.

Secara nasional, Telkomsel memberangkatkan sekitar 1.100 pemudik melalui program Mudik Hepi 2026.

Vice President Consumer Business Telkomsel Area Pamasuka, Muharlis, mengatakan mudik bukan sekadar perjalanan pulang ke kampung halaman.

Menurutnya, mudik merupakan momen untuk berkumpul kembali dengan keluarga serta merayakan kebahagiaan bersama orang-orang tercinta.

Telkomsel mengajak pelanggan mengubah Telkomsel Poin menjadi tiket pulang. 

Program ini membawa kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Mohon doanya agar Telkomsel bisa terus memberikan layanan terbaiknya sepenuh hati. Sampaikan hal baik yang kalian alami di perjalanan,” ujar Muharlis saat melepas pemudik di Halaman GraPARI Makassar Pettarani, Kamis (12/3/2026)

Program ini juga menjadi bentuk komitmen Telkomsel dalam menghadirkan manfaat teknologi yang bermakna bagi masyarakat. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved