Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

7 Destinasi Wisata di Sulsel Diprediksi Padat Wisatawan Momen Libur Lebaran

Kabid Lalu Lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel Patarai menyebut wisata alam jadi pilihan liburan di daerah.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com
TEMPAT WISATA – Destinasi wisata Pemandian Air Panas Lejja di Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa, Soppeng, Sulsel. Lejja masuk spot wisata tujuan libur lebaran 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kawasan wisata akan jadi destinasi mengisi libur lebaran 1447 H.

Sejumlah tempat wisata diprediksi akan dipadati pengunjung.

Mall di Kota Makassar sudah mulai padat pengunjung setiap harinya.

Kabid Lalu Lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel Patarai menyebut wisata alam jadi pilihan liburan di daerah.

Sedangkan warga perkotaan banyak terkonsentrasi di Mall-Mall.

"Untuk wisata banyak kunjungan ke wisata alam atau kecenderungan ke Bira Bulukmba, Malino Gowa, Bantimurung Maros. Kalau di kota di Mall makan biasa," ujar Patari GS saat dihubungi pada Selasa (10/3/2026).

Dalam data Kementerian Perhubungan (Kemenhub), ada 7 titik kawasan wisata rawan padat pengunjung.

Diantaranya Pantai Losari di Kota Makassar, Puncak Malino Kabupaten Gowa

Tanjung Bira Kabupaten Bulukumba.

Lalu Lejja Waterpark di Kabupaten Soppeng, Rammang-Rammang Karst Kabupaten Maros,  Taman Nasional Bantimurung di Kabupaten Maros.

Serta berbagai destinasi wisata di Kabupaten Tana Toraja

"Sudah pasti di libur Panjang ini, setelah Lebaran masih ada beberapa hari beraktifitas. Pasti masyarakat gunakan berwisata," lanjutnya.

Diperlukan pengaturan khusus untuk parkir kendaraan di Kawasan wisata agar tidak menjadi titik kepadatan lalu lintas.

Titik ruas rawan macet di jalur mudik juga sudah dipetakan menghadapi periode mudik 1447 H.

Dalam pemetaan, ruas jalan di Kabupaten Maros masih mendominasi titik rawan macet.

Di jalan poros Maros - Makassar, ada 4 titik rawan macet.

Diantaranya depan pasar Maccopa Km 3-4, pasar Batangase Km 5-6, depan Grand Mall Maros Km 5-6 serta di titik putaran Latimojong Km 8-9.

Dua titik lainnya di Jl Poros Maros - Bone, tepatnya di Kappang dan Tompoladang.

Di Kota Makassar sendiri ada 5 ruas jalan rawan terjadi kemacetan.

Yakni di Jl Urip Sumoharjo, Jl Perintis Kemerdekaan, Jl Barombong, Jl Ir Sutami serta Jl Nusantara.

Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Andi Erwin Terwo memastikan akan menempatkan personil pada titik rawan kemacetan.

" Sama dengan tahun lalu, posko itu di Pelabuhan, Bandara, Simpang 5. Begitu juga titik rawan kemacetan di Maros simpang 3. Kalau mudik seperti ini luar biasa kemacetan bisa beberapa jam disana,"  kata Andi Erwin Terwo kepada Tribun-Timur.com, pada Minggu (1/3/2026).

Sebanyak 210 personil Dishub Sulsel akan gabung bersama pihak kepolisian bertugas selama masa mudik lebaran 1447 H

Peta Titik Rawan Macet di Sulsel :

1.  Kota  Makassar

Jl. Urip Sumoharjo
Koordinat: -5.139.357. 676.332.770
Panjang: 1 Km
Penyebab: Jalan sempit

Jl. Perintis Kemerdekaan
Koordinat: -5.144.321, 175.369.900
Panjang: 1 Km
Penyebab: Jalan sempit

Jl. Barombong
Koordinat: -51.932. 067.854.973.900
Panjang: 1 Km
Penyebab: Jalan sempit

Jl. Ir Sutami (Frontage)
Koordinat: -5.090044, 119.4575579
Panjang: 500 m
Penyebab: Jalan sempit

Jl. Nusantara
Koordinat: -5.121694, 119.409522
Panjang: 500 m
Penyebab: Padat saat kapal Pelni sandar di Pelabuhan Makassar, parkir badan jalan

2. Kabupaten Barru

Pekkae Kecamatan Tanete Rilau
Koordinat: 4.482.4491, 119.6072024
Panjang: 1 Km
Penyebab: Parkir badan jalan, pasar tradisional

3.  Kabupaten Bone

Jl.  Besse Kajuara
Koordinat: -4.5436876,120.3222235
Panjang: 250 m
Penyebab: Jalan sempit (pasar tumpah), parkir sembarangan

4.  Kabupaten Bulukumba

Jl. Sam Ratulangi (Kel. Caile)
Koordinat: -5.541229, 120.1927432
Panjang: 500 m
Penyebab: Jalan sempit, bongkar muat, pasar tradisional

5. Kabupaten Enrekang

Jl. Poros Enrekang – Toraja (Pasar Sudu) Kelurahan Kabiolangi Kecamatan Alla
Koordinat: -3.325056228554473, 119.82546578007741
Panjang: 500 m
Penyebab: Parkir sembarangan

6.  Kabupaten Gowa

Poros Sungguminasa – Pallangga, Jl Usman Salengke Kecamatan Somba Opu (Jembatan Kembar)
Koordinat: -5.211288508289581, 119.45467158842457
Panjang: 1 Km
Penyebab: Jalan sempit, parkir sembarangan, pasar tradisional

7.  Kabupaten Maros

Jl. Poros Maros – Makassar Km 3-4 (Poros Maccopa)
Koordinat: -5.0363087, 119.5710449
Panjang: 1 Km
Penyebab: Pasar tumpah

Jl. Poros Maros – Makassar Km 5-6 (Pasar Batangase)
Koordinat: -5.0485851, 119.5563582
Panjang: 1 Km
Penyebab: Penyeberangan, pasar

Jl. Poros Maros – Makassar Km 5-6 (Grand Mall Maros)
Koordinat: -5.0490594, 119.5525923
Panjang: 1 Km
Penyebab: Parkir sembarangan, pusat perbelanjaan

Jl. Poros Maros – Makassar Km 8-9 (Putaran Latimojong)
Koordinat: -5.0599512, 119.5312772
Panjang: 1 Km
Penyebab: Penyeberangan

8. Kota Parepare

Jl. Bau Massepe – Kel. Sumpang Minangae
Koordinat: -4.044278, 119.626190
Panjang: 700 m
Penyebab: Ruas jalan sempit

9. Kabupaten Pinrang

Jl. Sultan Hasanuddin Depan Pasar Sore
Koordinat: -3.79422269110155, 119.65163906656869
Panjang: 700 m
Penyebab: Pasar sore, padat arus lalu lintas, pasar tradisional

12. Kabupaten Sidrap

Jl. Poros Sengkang Kel Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue
Koordinat: -3.897788,119.995514
Panjang: 750 m
Penyebab: Pasar Sentral, ruas jalan sempit dan padat arus lalulintas

13. Kabupaten Soppeng

Tettikanrarae, Kecamatan Marioriwawo
Koordinat: -4.457973455781046, 119.94885687906911
Panjang: 1 Km
Penyebab: Pasar tradisional

14. Kabupaten Wajo

Jl Jenderal Sudirman
Koordinat : -4134619, 120.030339
Panjang : 700 m
Penyebab : Parkir sembarangan

Jl. Andi Malingkaan
Koordinat: -4.129482, 120.029138
Panjang: 700 m
Penyebab: Pasar Sentral, ruas jalan sempit, kepadatan arus lalu lintas, parkir sembarangan

Jl Veteran
Koordinat : -4127527, 120.032038
Panjang : 700 m
Penyebab : Ruas jalan sempit, parkir sembarangan

15. Kabupaten Maros
Jl Poros Maros Bone (Kappang - Camba)
Jl Poros Maros Bone (Tompoladang)

 


Laporan wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved