Alasan Pemprov Sulsel Belum Cairkan THR ASN, Besaran Masih Dirahasiakan
Pemprov Sulsel masih menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) sebagai pedoman penyaluran THR.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) belum cair.
Besaran alokasi anggaran pun belum diumumkan.
Pemprov Sulsel masih menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) sebagai pedoman penyaluran THR.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, Reza Faisal Saleh, mengatakan pihaknya belum bisa memproses pencairan sebelum regulasi dari pemerintah pusat diterbitkan.
“Kami masih menunggu PP THR dari pemerintah pusat,” ujar Reza kepada Tribun-Timur.com, Selasa (3/3/2026) sore.
Menurutnya, PP tersebut akan menjadi dasar perhitungan kebutuhan anggaran, termasuk untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Iye, nanti diatur di PP-nya, termasuk THR PPPK. Mudah-mudahan dalam 1–2 hari ini sudah ada,” katanya.
Reza menegaskan, pemberian THR harus memiliki payung hukum yang jelas, lengkap dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis).
Jika PP telah terbit, pencairan akan segera diproses.
DPRD Minta Dipercepat
Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Andi Muhammad Anwar Purnomo, meminta Pemprov Sulsel segera mencairkan THR kepada ASN.
Menurutnya, THR merupakan hak pegawai yang seharusnya diterima sebelum Hari Raya.
“Itu seyogianya dilaksanakan sebelum hari raya. Kami berharap ada akselerasi dari pemerintah daerah untuk mendistribusikan bagi para penerima hak,” ujar Anwar, Senin (2/3/2026) di DPRD Sulsel.
Ia mengaku telah mengingatkan BKAD dan jajaran keuangan Pemprov agar segera menindaklanjuti pencairan, mengingat anggaran telah dialokasikan dalam APBD.
“Sebenarnya mengenai THR sudah kita anggarkan di masing-masing APBD," kata dia.
| Perpisahan Siswa Jangan Bebani Orangtua, Wali Kota Makassar: Awasi Ketat Sekolah Nekat Pungut Iuran! |
|
|---|
| PDAM Makassar Andalkan Pasokan dari Maros dan Gowa |
|
|---|
| 15 Perusahaan Transportasi Siaga Layani Jamaah Haji Indonesia di Madinah |
|
|---|
| Prof Farida Patittingi: Perempuan Harus Berpendidikan dan Berintegritas |
|
|---|
| Ketua KKP DPRD Sulsel: Perempuan Harus Tangguh Seperti Nilai Perjuangan Kartini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/THR-petugas-kebersihan.jpg)