Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ramadan 2026

Ramadan Mengaji SMA se-derajat di Sulsel Berlanjut Luring, Siswa Belajar Tajwid Al-Qur'an

Ramadan mengaji merupakan program tahunan mendekatkan siswa dengan meningkatkan aktivitas ibadah siswa.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com
RAMADAN MENGAJI - Suasan Ramadan Mengaji di SMAN 2 Makassar, Jl Baji Gau, Kota Makassar, Sulsel. Ramadan mengaji berlangsung luring dengan aktivitas belajar baca Al-Qur'an dari Tahsin maupun Tajwid 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Program Ramadan Mengaji tingkat SMA se-derajat di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus berlanjut luring di sekolah masing-masing hingga kini Kamis (26/2/2026).

Ramadan mengaji merupakan program tahunan mendekatkan siswa dengan meningkatkan aktivitas ibadah siswa.

Selain itu, mengajak siswa memperbanyak pengetahuan tentang keagamaan

Sejak awal pekan,siswa akan memperbanyak aktivitas membaca Al-Quran.

Aktivitas hari keempat, Ramadan Mengaji dimulai dengan belajar Tahsin dan Tajwid pada pukul 08.00-09.15 wita

Tahsin merupakan proses belajar memperbaiki, memperindah, dan menyempurnakan bacaan Al-Qur'an sesuai tajwid dan makhraj.

Kemudian diikuti dengan belajar tajwid yakni kaidah pelafalan hurufdan hukum bacaan secara benar untuk menjaga keaslian makna. 

Selanjutnya agenda Tadarus privat pukul 10.30 - 11.45 wita.

Selanjutnya istirahat dan shalat dzuhur berjamaah.

Dilanjutkan kegiatan moderasi beragama dan sosial pukul 12.30 - 14.00 wita.

Kepala Sekolah SMAN 5 Makassar Sudirman mengaku proses Ramadan Mengaji masih berlangsung normal di sekolah, meski sempat menghadapi cuaca buruk.

"Ramadhan mengaji di SMA 5 Makassar berjalan sesuai dengan jadwal berlangsung aman dan tertib, walaupun kemarin ada kendala sedikit dari siswa karena dampak cuaca yang tidak menentu sehingga siswa ada yang tidak hadir karena rumahnya kebanjiran," kata Kepala SMAN 5 Makassar Sudirman kepada Tribun-Timur.com.

Pembelajaran disebutnya berjalan sasuai dengan rundown yang ditentukan Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel.

Selama ramadan ini, Sudirman mengaku siswa banyak belajar pendidikan keagamaan.

"dampaknya bagi siswa terutama pemahaman agama, kefasihan membaca Al-Qur'an, dan pembentukan akhlak mulia peserta didik. ini efektif mengisi waktu luang dengan ibadah, memperkuat fondasi spiritual, melatih disiplin, dan menanamkan kebiasaan positif sejak dini," katanya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved