Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

DPR Minta Kemenhub Pastikan Kesiapan Total Transportasi Jelang Mudik Lebaran 2026

Andi Iwan mengatakan momentum mudik adalah ujian besar bagi pemerintah menjamin keselamatan dan kenyamanan rakyat

Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com
MUDIK - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras. Legislator Fraksi Gerindra itu ingatkan Kemenhub pastikan kesiapan fasilitas transportasi jelang mudik 2026 

Ringkasan Berita:
  • DPR minta Kementerian Perhubungan memastikan kesiapan total infrastruktur, moda transportasi, serta fasilitas pendukung jelang mudik 2026
  • Seluruh moda transportasi—darat, laut, udara, dan kereta api—harus dipastikan dalam kondisi siap operasional, aman, dan terkendali
  • Andi Iwan soroti pengawasan terhadap angkutan darat, terutama bus antar kota dan antar provinsi

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras mengingatkan Kementerian Perhubungan agar memastikan kesiapan total infrastruktur, moda transportasi, serta fasilitas pendukung lainnya.

Legislator Fraksi Gerindra itu menegaskan, momentum mudik adalah ujian besar bagi pemerintah menjamin keselamatan dan kenyamanan rakyat.

Menurut Andi Iwan, seluruh moda transportasi—darat, laut, udara, dan kereta api—harus dipastikan dalam kondisi siap operasional, aman, dan terkendali.

Ia mengingatkan agar tidak ada kompromi terhadap aspek keselamatan.

“Keselamatan harus menjadi nomor satu. Tidak boleh ada bus atau kereta api yang kelebihan kapasitas penumpang. Semua armada harus dipastikan laik jalan dan memenuhi standar keselamatan,” kata Andi Iwan kepada wartawan Rabu (25/2/2026).

Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap angkutan darat, terutama bus antar kota dan antar provinsi.

Pemeriksaan kelaikan kendaraan serta kesiapan pengemudi harus dilakukan secara ketat untuk mencegah kecelakaan selama periode mudik.

Di sektor transportasi laut, Andi Iwan meminta agar ketersediaan alat keselamatan di kapal benar-benar sesuai dengan jumlah penumpang.

Menurutnya, tragedi kecelakaan laut sering kali dipicu oleh kelalaian dalam memastikan perlengkapan keselamatan.

“Di pelabuhan dan kapal, alat keselamatan harus sesuai kapasitas. Jangan sampai ada penumpang tanpa perlindungan yang memadai,” katanya.

Sementara itu, pada moda kereta api, ia menekankan keselamatan di perlintasan sebidang atau palang pintu masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi.

Koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan.

Selain aspek keselamatan, Andi Iwan juga menekankan keterjangkauan biaya transportasi.

Ia meminta pemerintah mengontrol harga tiket agar tidak terjadi lonjakan yang memberatkan masyarakat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved