Cuaca Ekstrem
Cuaca Ekstrem Landa Sulsel hingga 1 Maret: Waspada Banjir, Longsor dan Angin Kencang
Kota Makassar, Kabupaten Maros, Pangkep, Barru, Gowa, Takalar hingga Kepulauan Selayar masuk dalam daftar
Selain Maros, hujan lebat hingga sangat lebat juga berpotensi terjadi di Parepare, Barru, Pangkajene dan Kepulauan, Makassar, Gowa, Takalar, dan Kepulauan Selayar.
Sementara wilayah Luwu Utara, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Bone, Sinjai, Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang di wilayah Sulawesi Selatan bagian barat dan selatan.
Kondisi ini dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, hingga pohon tumbang.
Tak hanya di darat, masyarakat pesisir dan nelayan diminta mewaspadai gelombang tinggi 1,25 hingga 2,5 meter.
Gelombang tersebut berpotensi terjadi di Perairan Pinrang, Barru, Makassar, Pangkep, Kepulauan Selayar, Bulukumba, Kepulauan Takabonerate, serta Jeneponto.
BMKG memperkirakan musim kemarau di Sulawesi Selatan mulai berlangsung pada Mei, diawali dari wilayah pesisir barat sebelum bergeser ke wilayah timur.
Jika dibandingkan tahun sebelumnya, durasi dan intensitas musim hujan tahun ini diprakirakan cenderung normal.
Sementara itu, BPBD Maros telah menyiagakan 50 personel untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Para personel dibagi dalam tiga regu dan bersiaga selama 1x24 jam di posko induk.
BPBD juga berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, dan desa untuk membentuk posko siaga bencana di wilayah rawan terdampak.
Langkah ini dilakukan guna mempercepat respons jika terjadi banjir atau longsor.
Selain itu, pemangkasan pohon rawan tumbang telah dilakukan sejak Desember 2025, khususnya di sepanjang Jalan Poros Maros–Makassar dan lingkungan permukiman warga.
BPBD juga melakukan pemetaan wilayah rawan bencana.
Wilayah barat Maros seperti Bontoa, Bantimurung, Lau, Maros Baru, Marusu, Mandai, Simbang, Tanralili, Turikale, dan Moncongloe berpotensi tinggi terdampak banjir saat curah hujan meningkat.
| Pinrang Diprediksi Terdampak Kekeringan Ekstrem, Waspada Kekurangan Air dan Serangan Hama |
|
|---|
| Siswa Makassar Belajar Online, Gowa Banjir, Wisata Bantimurung Maros Ditutup |
|
|---|
| BPBD Bone Tetapkan 12 Kecamatan Berstatus Rawan Banjir hingga Longsor |
|
|---|
| Daftar Wilayah Terdampak Hujan Lebat 24 Februari–1 Maret, Maros, Makassar, Gowa Siaga Banjir |
|
|---|
| Sulsel Potensi Cuaca Ekstrem Jelang Imlek, BMKG Pantau Tiga Bibit Siklon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/CUACA-EKSTREM-Kondisi-langit-Makassar.jpg)