Harga Cabai di Pasar Terong Makassar Tembus Rp55 Ribu, Wawali Aliyah Langung Sidak
Aliyah berdialog langsung dengan pedagang dan pembeli untuk memastikan kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
Dia memastikan Pemkot Makassar akan intens melakukan operasi pasar, pasar murah, hingga Gerakan Pangan Murah (GPN) untuk membantu menjaga kestabilan harga.
Wawali juga mengingatkan masyarakat untuk tidak berbelanja secara berlebihan atau melakukan panic buying saat Ramadan.
“Yang penting kita membudayakan tidak boros pangan. Jangan sampai ‘lapar mata’ saat puasa, semua ingin dibeli, padahal yang dimakan hanya sedikit. Itu yang membuat lonjakan sulit dikendalikan,” tutupnya.
Dengan pemantauan rutin dan intervensi melalui pasar murah, Pemkot Makassar optimistis stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri tetap terjaga.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Nirman Mungkasa, menambahkan dalam sepekan terakhir terjadi kenaikan rata-rata sekitar Rp5.000 per komoditas.
Kenaikan paling ekstrem terjadi pada cabai rawit yang melonjak dari Rp30.000 menjadi Rp55.000 per kilogram.
“Lonjakan ini memang pola tahunan menjelang Ramadan. Permintaan meningkat tajam, sementara suplai tidak selalu bisa mengikuti,” jelas Nirman.
Ia mencontohkan, kebutuhan ayam yang biasanya 50–60 ekor per pedagang bisa melonjak hingga 300 ekor menjelang Ramadan.
Selain faktor permintaan, cuaca juga memengaruhi produksi cabai dan hasil tangkapan ikan.
“Kalau cabai dan ikan, musim hujan memang memengaruhi produksi. Untuk ikan, biasanya normal kembali sekitar April saat angin sudah mereda,” tambahnya.
Kepala Dinas Perdagangan Evy Aprialty memastikan program pasar murah tetap digelar selama Ramadan.
Tahun ini, pasar murah menjelang Idulfitri akan dilaksanakan di 15 kecamatan.
“Total stok lebih dari 1.000 paket untuk 15 kecamatan. Per titik bervariasi, ada yang 100, 200, hingga 300 paket sesuai usulan kecamatan,” jelas Evy.
Setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng, gula pasir, dan susu.
Harga paket ditargetkan tetap sekitar Rp65.000, lebih rendah dibanding harga pasar.
Rincian Harga Sejumlah Komoditas di Pasar Terong:
- Beras premium: Rp14.900/kg
- Beras medium: Rp13.900/kg
- Beras SPHP: Rp58.000/5 kg
- Cabai rawit: Rp55.000/kg
- Cabai keriting: Rp20.000/kg
- Bawang merah: Rp35.000/kg
- Bawang putih: Rp35.000/kg
- Daging sapi: Rp125.000/kg (naik Rp5.000 dari harga normal)
- Ayam potong: dari Rp55.000 naik menjadi Rp65.000 per ekor untuk berat di atas 1 kg .(*)
| Parepare Kloter Akhir, Pinrang Tiga Gelombang |
|
|---|
| Sampai Jumpa di Luwu Timur 2028, Maros Juara Umum MTQ Sulsel |
|
|---|
| UMI Gandeng Kemendiktisaintek dan PT Telkom Gelar Workshop Peningkatan Dampak Riset |
|
|---|
| Andi Syahrum Makkuradde Jabat Plt Dirut PDAM Makassar, Munafri: Punya Jam Terbang Birokrasi |
|
|---|
| Anak Bupati Jeneponto Diduga Aniaya Perempuan di Makassar, Polisi: Kita Tunggu Hasil Visum Pelapor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Wakil-Wali-Kota-Makassar-Aliyah-Mustika-Ilham-2026-66.jpg)