Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Camat Tamalanrea Ultimatum PKL: Segera Sterilkan Jl Perintis Kemerdekaan Makassar

Penertiban ini bertujuan memastikan bahu jalan dan trotoar dapat digunakan sebagaimana mestinya

Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
Camat Tamalanrea, Andi Patiroi, menjelaskan siap melakukan penertiban PKL di Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kecamatan Tamalanrea menegaskan komitmennya untuk menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Penertiban ini bertujuan memastikan bahu jalan dan trotoar dapat digunakan sebagaimana mestinya, tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas dan ketertiban umum.

Camat Tamalanrea, Andi Patiroi, menjelaskan penertiban dilakukan secara bertahap dengan pendekatan persuasif.

Tahap awal melibatkan RT dan RW untuk menyampaikan imbauan serta teguran secara lisan kepada para pedagang.

“RTRW kami libatkan. Sebelum surat teguran tertulis diterbitkan, pedagang sudah lebih dulu mendapat pemberitahuan secara lisan,” ujar Andi.

Jika teguran lisan tidak diindahkan, kelurahan akan mengeluarkan surat teguran tertulis.

Saat ini, sejumlah PKL telah menerima teguran pertama dan kedua.

“Teman-teman lurah sudah memberikan surat teguran kepada PKL di sekitar Jalan Perintis,” tambahnya.

Penertiban difokuskan dari kawasan Taman Tamalanrea Indah hingga sebelum area Universitas Hasanuddin (Unhas), mencakup Kelurahan Tamalanrea Indah, Tamalanrea, Tamalanrea Jaya, dan Kapasa.

Pemerintah kecamatan masih memberikan kesempatan kepada pedagang untuk membongkar lapaknya secara sukarela.

Namun, jika teguran ketiga tidak diindahkan, pembongkaran akan dilakukan secara tegas oleh petugas.

“Kalau tidak dibongkar sendiri, penertiban akan dilakukan secara tegas,” tegas Andi.

Sejumlah pedagang mulai menggeser lapaknya menjauh dari bahu jalan, meski jumlahnya belum signifikan.

PKL yang berjualan di kawasan ini meliputi penjual buah, helm, masker, gorengan, hingga durian.

Sementara itu, Lurah Tamalanrea, Sulaeman, menyebut mayoritas PKL di wilayahnya telah menerima teguran kedua.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved