Promotor Sebut Chaidir Syam Lebih Hebat dari Penguji, Satu-satunya Bergelar 2 Doktor di Ruangan
Sidang promosi doktor tersebut dipimpin Prof Dr Phill Sukri, Ketua Sidang yang juga Dekan FISIP Unhas.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM - Promotor promosi doktor Bupati Maros, Chaidir Syam, Prof Dr Armin Arsyad, terang-terangan memuji kapasitas akademik politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.
Guru Besar Ilmu Politik dan Sosial Universitas Hasanuddin (Unhas) itu bahkan membandingkan Chaidir dengan para penguji dalam sidang terbuka promosi doktor Program Studi Ilmu Politik Unhas, Rabu (12/2/2026).
“Chaidir Syam ini lebih hebat dari pengujinya. Satu-satunya yang punya dua gelar doktor di ruang ini,” kata Prof Armin dalam sambutannya.
Sidang promosi doktor tersebut dipimpin Prof Dr Phill Sukri, Ketua Sidang yang juga Dekan FISIP Unhas.
FISIP singkatan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, salah satu fakultas yang ada di perguruan tinggi untuk mempelajari dinamika masyarakat, politik, komunikasi, dan hubungan internasional.
FISIP bertujuan menghasilkan lulusan kritis, analitis, dan solutif terhadap isu sosial-politik melalui pendekatan studi interdisipliner.
Tim promotor terdiri dari Prof Dr Armin Arsyad sebagai promotor, Prof Dr Gustiana A Kambo sebagai Ko-Promotor I sekaligus Ketua Prodi S3 Ilmu Politik FISIP Unhas, serta Dr A Lukman Irwan, sebagai Ko-Promotor II.
Adapun penguji yakni Prof Dr Nurlinah Prof Dr AM Rusli, Prof Dr Muhammad serta Dr Bima Arya Sugiarto, MA sebagai penguji eksternal.
Chaidir pun mencatat sejarah baru.
Ia menjadi kepala daerah pertama di Sulawesi Selatan yang memiliki dua gelar doktor.
Ia resmi menyandang gelar doktor Ilmu Politik setelah menjalani sidang terbuka tersebut.
Sebelumnya, Chaidir telah meraih gelar doktor Ilmu Hukum dari Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar pada 2024.
Dalam disertasinya berjudul “Partai Politik dalam Perspektif Demokrasi: Studi Fenomena Calon Tunggal pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Maros Tahun 2024,” Chaidir mengkaji fenomena calon tunggal pada Pilkada Maros.
Saat itu, ia maju berpasangan dengan Muetazim Mansyur sebagai satu-satunya kandidat setelah rencana duet dengan Suhartina Bohari batal karena tidak lolos tes kesehatan.
Sidang tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, yang bertindak sebagai penguji eksternal.
| UNM Turunkan Puluhan Dosen ke Maros, PKM Terpadu Sasar Sekolah dan Masyarakat |
|
|---|
| Kronologi Remaja 18 Tahun Meninggal Usai Tabrak Truk di Depan SPBU Kasuarrang Maros |
|
|---|
| SPBU Modern di Pattene Maros Beroperasi: Dexlite Rp24.150 dan Pertamax Rp12.600 / liter |
|
|---|
| Lebih Hemat dan Praktis, Harga Tabung LPG 12 Kg di Maros Tembus Rp255 Ribu |
|
|---|
| Kenaikan Harga Cabai Tidak Dipengaruhi BBM, Tapi Akibat Cuaca |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Bupati-Maros-Chaidir-Syam-menjalani-ujian-Makassar.jpg)