Kelapa Parut di Gowa Naik Rp500 Jelang Ramadan
Harga kelapa parut di Pasar Minasa Maupa Gowa naik Rp500 per buah jelang Ramadan, permintaan tetap tinggi meski harga menyesuaikan…
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Sukmawati Ibrahim
Menurut Arman, kenaikan harga dari distributor membuat pedagang tidak punya banyak pilihan selain menyesuaikan harga jual.
Ia menyebut, jika harga tidak dinaikkan, pedagang bisa mengalami kerugian karena selisih harga dari pemasok cukup terasa.
Meski begitu, ia memastikan stok kelapa yang dijualnya masih aman untuk beberapa pekan ke depan.
“Biasa juga turun harganya,” katanya.
Kenaikan harga kelapa parut menurutnya disebabkan oleh tingginya permintaan jelang bulan puasa dan biaya transportasi. Setiap pengiriman, kelapa yang datang langsung dibongkar dan dijual di lapaknya di area pasar.
Warga yang berbelanja terlihat tetap membeli kelapa untuk kebutuhan harian, meski harganya sedikit naik.
Beberapa pembeli mengaku masih bisa menyesuaikan pengeluaran karena kenaikan harga belum terlalu tinggi.
Namun, mereka berharap harga kebutuhan pokok tidak terus merangkak naik menjelang Ramadan.
“Tidak terlalu tinggi ji naiknya kelapa parut. Hanya Rp500 rupiah,” ucap seorang pembeli.
Sejauh ini, aktivitas jual beli di Pasar Induk Minasa Maupa masih berjalan normal tanpa adanya antrean panjang. (*)
Laporan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli
| Pemkot Makassar Siapkan Jalan Baru untuk Akses Truk Angkutan Sampah ke TPA Antang |
|
|---|
| Kolaborasi UMI dan RSIA Ananda, dr Kaisar Razak Bekali Skill Darurat Tenaga Kesehatan |
|
|---|
| Kepala SMP Negeri 13 Makassar Tunggu SK Dinas Soal Larangan Medsos: Satu Gebrakan Bagus |
|
|---|
| Terong hingga Kunyit Ditanam di Lahan Urban Farming RT/RW 001 Wala-Walaya |
|
|---|
| TPA Antang Belum Dikelola Maksimal, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Makassar Kasrudi Soroti DLH |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-11-FEB-KELAPA.jpg)