Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Detik-detik Pencurian Motor Guru di SMPN 49 Makassar, Terekam CCTV  

Aksi pencurian motor guru di SMP Negeri 49 Makassar terekam CCTV. Pelaku beraksi seorang diri pada siang bolong dengan berpura-pura menelepon.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com
KRIMINAL MAKASSAR - Kolase Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Junaerah (36) saat menceritakan peristiwa pencurian sepeda motor milik temannya di halaman SMP Negeri 49 Makassar, Jalan Syekh Yusuf, Kecamatan Rappocini, serta tangkapan layar CCTV detik-detik pelaku membawa kabur motor korban. 

Ringkasan Berita:
  • Aksi pencurian sepeda motor milik guru terjadi di SMP Negeri 49 Makassar, Sabtu (7/2/2026) siang. 
  • Pelaku beraksi seorang diri dan terekam kamera CCTV sekolah. 
  • Motor jenis Honda Genio dibawa kabur setelah korban lupa mencabut kunci. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Rappocini dan masih dalam penyelidikan polisi.
 
 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Kali ini, pelaku menyasar sepeda motor milik seorang guru di SMP Negeri 49 Makassar, Jalan Syekh Yusuf, Kecamatan Rappocini.

Aksi pencurian tersebut terekam kamera CCTV sekolah dan terjadi pada siang bolong, Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 15.11 Wita.

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku terlihat seorang diri berjalan masuk ke halaman sekolah.

Ia mengenakan helm, kaos hitam lengan panjang, serta celana yang digulung hingga selutut.

Sebelum melancarkan aksinya, pelaku sempat memantau situasi sekitar dengan berpura-pura menelepon.

Setelah memastikan kondisi sepi, pelaku membawa kabur sepeda motor korban jenis Honda Genio yang terparkir di samping motor Yamaha NMAX putih.

Sebelum meninggalkan lokasi, pelaku sempat meletakkan helm merah yang berada di motor tersebut.

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Junaerah (36), yang ditemui wartawan di lokasi kejadian, mengatakan aksi pencurian itu berlangsung cepat.

Ia menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat dirinya bersama temannya, pemilik motor, baru saja menghadiri kegiatan di luar sekolah.

Setelah kegiatan selesai, keduanya kembali ke sekolah dalam kondisi lingkungan yang sudah sepi.

Saat memarkir sepeda motor temannya, Junaerah mengaku lupa mencabut kunci motor.

“Nah, itu hari ketika saya sudah simpan, saya langsung masuk di ruangan ini,” ujar Junaerah sambil menunjukkan ruangan yang dimaksud.

“Ruangan ini ternyata kedap suara. Jadi beberapa menit saya masuk, saya lupa bahwa saya tidak ambil kuncinya,” lanjutnya.

Setelah aktivitas di dalam ruangan selesai, Junaerah dan temannya berniat pulang. Namun, pemilik motor tidak menemukan kunci sepeda motornya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved