Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nestapa Djufri Meninggal Kesetrum Saat Cari Uang Mengecat Atap Kosan

Yusuf menjelaskan, kejadian bermula saat korban dan temannya Akbar (34) mendatangi kosan Pondok Hana untuk mengecak atap rumah

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
MENINGGAL KESETRUM - Kloase suasana Evakuasi korban tersengat listrik oleh petugas Damkarmat Makassar di di Jl Bung Permai, Kelurahan Tamalanrea Jaya, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Jumat (30/1/2026) siang. 

Ringkasan Berita:
  • Kisah pilu Djufri (43) montir Bengkel meningga dunia saat cat atap kosan
  • Djufri meninggalkan rumahnya semata-mata mencari uang
  • Ia menerima pekerjaan mengecat atap kosan

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seorang pekerja di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, meninggal dunia akibat tersengat listrik.

Peristiwa itu terjadi di Jl Bung Permai, Kelurahan Tamalanrea Jaya, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Jumat (30/1/2026) siang.

Korban diketahui seorang montir bengkel bernama Djufri (43) warga Jl Haji Kalla, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Kapolsek Tamalanrea Kompol Muhammad Yusuf yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu.

Yusuf menjelaskan, kejadian bermula saat korban dan temannya Akbar (34) mendatangi kosan Pondok Hana untuk melakukan pengerjaan pengecatan atap.

Setiba di lokasi, Djufri dan Akbar membagi tugas.

"Menurut keterangan saksi (Akbar), setelah melakukan pembagian tugas, korban (Djufri) melakukan pengecatan di bawah kabel listrik," kata Yusuf dalam keterangan tertulisnya ke tribun.

"Pada saat korban berdiri, tanpa sengaja mengenai kabel listrik yang terbuka sehingga korban terpental dan terjatuh di atas atap," lanjutnya.

Hal senada kata Yusuf, diungkapkan pemilik kos Hanna (40).

"Awalnya, kata saksi dua (Hanna) korban (Djufri) meninggalkan rumah sekitar pukul 07.30 Wita menuju Pondok Hana di Perumahan Bung Permai untuk melakukan pengecatan di lantai dua," ujarnya 

Saat korban berada di atas atap, korban diduga menyentuh kabel listrik yang tidak terbungkus dengan baik.

"Sehingga mengakibatkan korban tersengat listrik dan langsung terkapar di atas atap pondok," sebutnya.

Melihat kejadian tersebut, kata Yusuf, Akbar segera menghubungi pemilik pondok dan pemilik pondok menghubungi pihak Bhabinkamtibmas Polsek Tamalanrea.

Selang beberapa saat petugas Bhabinkamtibmas pun tiba di lokasi bersama petugas Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved