Kapolda Sulsel Ingatkan Personel Hindari Tindakan yang Menyakiti Hati Rakyat
anggota Polri di Sulsel untuk melaksanakan tugas pokok secara maksimal serta menghindari tindakan yang dapat melukai hati masyarakat.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM - Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menegaskan komitmen loyalitas dan profesionalisme seluruh jajaran Polri saat memimpin apel gabungan ratusan personel Polda Sulsel di halaman Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Rabu (28/1/2026).
Dalam arahannya, Djuhandhani menekankan agar seluruh personel mendukung penuh keputusan strategis Kapolri yang disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI.
“Keputusan tegas, lugas, dan jelas oleh Bapak Kapolri wajib kita dukung,” tegas Djuhandhani, sebagaimana dikutip dari tayangan video yang diunggah akun Facebook SPN Polda Sulsel.
Ia memerintahkan seluruh anggota Polri di Sulsel untuk melaksanakan tugas pokok secara maksimal serta menghindari tindakan yang dapat melukai hati masyarakat.
“Saya perintahkan seluruh anggota, mari kita laksanakan tugas pokok dengan sebaik-baiknya. Hindari semua perbuatan yang dapat menyakiti hati rakyat,” ujarnya.
Djuhandhani juga mengingatkan jajarannya untuk menjaga institusi Polri sebagai organisasi yang memiliki perjalanan sejarah panjang dan tidak pernah berkhianat terhadap negara.
“Perjalanan Polri adalah perjalanan yang sangat panjang. Sejarah membuktikan Polri selalu menjaga marwah negara dan melindungi masyarakat,” katanya.
Selain itu, Djuhandhani secara terbuka menegaskan loyalitas pribadinya dan meminta hal serupa dari seluruh personel.
“Loyalitas saya tidak usah diragukan. Saya harapkan rekan-rekan juga demikian, tetap Satya Haprabu kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, kepada Presiden Republik Indonesia, dan kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia,” tegasnya.
Ia menambahkan, nilai Satya Haprabu merupakan prinsip dasar Polri yang bermakna kesetiaan kepada pemimpin dan negara.
Diketahui, dalam RDP dengan Komisi III DPR RI, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara tegas menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian tertentu.
Bahkan, Kapolri menyatakan akan menolak jabatan menteri jika hal itu ditawarkan.
“Lebih baik saya jadi petani,” ujar Kapolri saat RDP tersebut.
Apel gabungan tersebut turut dihadiri Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Nasri, pejabat utama Polda Sulsel, para Kapolres jajaran, serta seluruh satuan fungsi di lingkungan Polda Sulsel.(*)
| Ada Jalan Santai di Peringatan Hari Buruh di Makassar |
|
|---|
| Pendemo Soroti Upah Murah dan Kondisi Ekonomi Sulsel Lesu |
|
|---|
| Polda Sulsel Kerahkan 200 Personel, Ajak Warga Bayar Pajak Pengesahan via SIGNAL |
|
|---|
| Aksi May Day Kondusif, Dokkes Polda Sulsel Pastikan Layanan Medis Siap |
|
|---|
| Mahasiswa di Makassar Diciduk Polisi Bawa Parang dan Badik di Lokasi Demo Hari Buruh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kapolda-Sulsel-Irjen-Pol-Djuhandhani.jpg)