Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

RW 5, 6, dan 7 Karuwisi Utara Makassar Sepakat Bangun Pagar Antisipasi Geng Motor

Tiga RW sepakat membangun pagar lorong secara swadaya demi menjaga keamanan dan ketenangan lingkungan.

Tayang:
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun Timur/ Renaldi Cahyadi
TRIBUN RT RW - Ketua RW 06 Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, IR Alimuddin, menggagas pembangunan pagar di ujung lorong sebagai upaya mencegah masuknya geng motor ke permukiman warga. Pagar dibangun secara swadaya bersama RW 05 dan RW 07 demi meningkatkan keamanan lingkungan.   

Ringkasan Berita:
  • Aksi geng motor yang kerap masuk lorong permukiman membuat RW 06 Karuwisi Utara, Makassar bersama RW 05 dan RW 07 membangun pagar lorong. 
  • Ketua RW 06 IR Alimuddin menyebut langkah ini hasil musyawarah warga dan aparat keamanan. 
  • Pagar dibiayai swadaya dan akan ditutup pada malam hari untuk meminimalkan gangguan keamanan.


TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Aksi geng motor yang kerap masuk ke permukiman warga menjadi perhatian serius Ketua RW 06 Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), IR Alimuddin.

Sebagai langkah antisipasi, pihak RW bersama warga membangun pagar di ujung lorong untuk menutup akses keluar-masuk kelompok yang kerap meresahkan masyarakat.

Alimuddin menceritakan awal mula dirinya terpilih menjadi Ketua RW hingga lahirnya program pengamanan lingkungan tersebut.

“Saya tidak masuk ke pemilihan PLT dulu, karena biasanya yang jadi PLT tidak akan muncul lagi saat pemilihan,” katanya saat dihubungi Tribun Timur, Jumat (23/1/2026).

“Setelah itu, pada saat pemilihan, saya maju jadi RW dan tidak ada orang lain yang mendaftar,” tambahnya.

Ia mengaku, kesediaannya menjadi Ketua RW semata-mata untuk pengabdian kepada masyarakat.

“Kesempatan berbuat baik kepada masyarakat itu harus lewat pejabat, meskipun pejabat terendah di lingkungan pemerintahan,” ungkapnya.

Usai dilantik, Alimuddin langsung mengumpulkan seluruh Ketua RT untuk menyusun program kerja yang selaras dengan program kelurahan, kecamatan, hingga Pemerintah Kota Makassar.

Salah satu program awal yang dijalankan adalah pendataan warga, termasuk daya listrik rumah tangga yang berkaitan dengan sistem pembayaran retribusi sampah.

Namun demikian, persoalan keamanan lingkungan menjadi perhatian utama.

Bersama RW 05 dan RW 07, pihaknya sepakat membangun pagar lorong guna mencegah potensi bentrokan kelompok dan masuknya geng motor ke permukiman warga.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat merespons. Ini program tiga RW, karena RW 5, 6, dan 7 saling berdekatan. Tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya perang kelompok yang sering terjadi di sini. Kami sepakat membangun pagar di ujung lorong,” ujarnya.

Menurut Alimuddin, pengerjaan pagar saat ini telah mencapai sekitar 80 persen.

“Di ujung lorong itu biasanya anak geng motor masuk. Dengan adanya pagar, nanti akan ada petugas yang menutup pagar pada jam 11 malam atau jam 12, dan dibuka kembali pada pagi hari. Itu program jangka pendeknya,” jelasnya.

Keputusan pembangunan pagar diambil setelah banyaknya laporan warga dan melalui musyawarah bersama yang melibatkan aparat keamanan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved