Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Daftar 6 Dinas di Sulsel Belum Punya Kepala Dinas

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Erwin Sodding menjelaskan pengisian jabatan 11 tidak tergesa-gesa dilakukan.

|
TRIBUN TIMUR/Faqih Imtiyaaz
PELANTIKAN - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman saat melantik tujuh pejabat eselon II di posisi kepala biro. Pelantikan berlangsung di Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel, Jl Sungai Tangka, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar pada Senin (19/1/2026) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Enam dinas di Sulawesi Selatan (Sulsel) masih belum diisi kepala dinas. 

Kekosongan ini terjadi meski belum lama ini Gubernur Sulsel Andi Amran Sulaiman melantik sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Mereka yang baru dilantik akan mengisi posisi kepala biro sekretarian Sulsel. 

Sementara enam dinas masih belum memiliki kepala dinas.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Erwin Sodding menjelaskan pengisian jabatan 11 tidak tergesa-gesa.

Pihaknya masih akan melihat kinerja pemerintahan dengan kedatangan tujuh kepala biro baru.

"Kami tetap menunggu bagaimana akselerasinya. Kita fokus dulu, bagaimana performanya setelah ada tambahan personel. Kemarin kita minus 18 orang, sekarang ada tambahan 7 orang personel. Apakah kita masih underperform atau masih ada yang kurang, berarti perlu lagi tambahan, itu tergantung," kata Erwin Sodding yang mengenakan jas hitam saat ditemui di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel, Jl Sungai Tangka, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar pada Senin (19/1/2026) malam.

Daftar Jabatan Lowong Pemprov Sulsel:

  1. Kepala Dinas Ketahanan Pangan
  2. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan.
  3. Kepala Dinas Tanaman Pangan,Hortikultura dan Perkebunan
  4. Dinas Perindustrian dan Perdagangan
  5. Kepala Dinas ESDM
  6. Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistika, dan Persandian
  7. Kepala Biro Hukum Setda Sulsel
  8. Direktur RSKD Dadi
  9. Asisten III Bidang Administrasi
  10. Direktur RS Labuang Baji
  11. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah.

Pengisian 11 jabatan lowong disebut Erwin lebih efisien dilakukan.

Sebab menggunakan sistem manajemen talenta.

Kelompok rencana suksesi telah terbentuk mengumpulkan data para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang layak.

Data ini bersumber dari kinerja selama jadi ASN, kualifikasi pendidikan hingga pelatihan hingga prestasi.

Jika Gubernur Sulsel Andi Sudirman ingin mengisi jabatan lowong, maka data tersebut sisa disajikan jadi pertimbangan memilih satu nama.

"Intinya sekarang kita sudah punya kelompok rencana suksesi. Kelompok rencana suksesi ini yang kemudian sewaktu-waktu, kapan pun dianggap perlu untuk mengisi. Pak Gubernur misalnya menganggap bahwa butuh akselerasi di dinas ini, kita buka lagi talent pool-nya, kelompok rencana suksesinya baru ditarik," ujar Erwin Sodding.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman menjelaskan tim manajemen talenta sudah dibentuk.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved