Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Waspada Angin Kencang di Januari, BPBD Sulsel Imbau Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Kepala BPBD Sulsel Amson Padolo menyebut potensi hujan masih melanda Sulsel hingga akhir Januari

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ari Maryadi
abdul qayyum/tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
SIAGA BENCANA - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulsel Amson Padolo mengenakan pakaian Korpri di Lobby Utama Kantor Gubernur Sulsel pada Senin (1/12/2025). Amson meminta masyarakat diseluruh daerah seger memangkas pohon rawan tumbang sebab puncak musim hujan masih berlangsung di Januari 2026 

Ringkasan Berita:
  • Kepala BPBD Sulsel Amson Padolo menyebut potensi hujan masih melanda Sulsel hingga akhir Januari
  • Beberapa hari terakhir kerap terjadi hujan intensitas ringan namun diperparah dengan datangnya angin kencang
  • Amson meminta masyarakat lebih peka terhadap kondisi pohon disekitar rumah

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Januari 2026 puncak musim hujan di Sulawesi Selatan(Sulsel).

Berkali-kali, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini.

Terbaru dikeluarkan 12-14 Januari lalu, potensi hujan lebat disertai angin kencang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel Amson Padolo menyebut potensi hujan masih melanda Sulsel hingga akhir Januari.

Perhatian khusus diberikan dengan potensi angin kencang.

Bukan hanya banjir, masyarakat disebutnya perlu waspada dengan potensi angin kencang.

Pasalnya, Amson menyebut kerap terjadi hujan intensitas ringan namun diperparah dengan datangnya angin kencang.

"Hindari tempat yang mudah roboh, pada saat anda dilokasi angin kencang cari tempat aman dan kokoh," kata Amson Padolo saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com pada Jumat (18/1/2026).

Amson meminta masyarakat lebih peka terhadap kondisi pohon disekitar rumah.

Apabila menemukan pohon rawan tumbang, maka bisa dilaporkan pada Dinas Lingkungan Hidup daerah.

Pemerintah Daerah (Pemda) juga perlu turun tangan langsung memantau kondisi pohon pada area-area vital.

Utamanya pohon disekitar jalur-jalur publik dan area pemukiman.

"Mulai dari masyarakat hingga aparat pemerintah, agar pohon yang dianggap rawan, sudah berumur dan rimbun kelihatan segera disampaikan ke Dinas Lingkungan Hiduo dan BPBD agar bisa dilakukan pemangkasan, banyak kejadian pohon tumbang," sambungnya.

Hingga kini, BPBD Sulsel belum mendapat laporan adanya bencana hidrometeorologi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved