Stadion Sudiang
Pekan Ini, PT Waskita Karya Mulai Datangkan Alat Konstruksi Stadion Sudiang
PT Waskita Karya menjadi pemenang lelang proyek Stadion Sudiang, lelang manajemen konstruksi dimenangkan PT Kogas Driyap Konsultan
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
- PT Waskita Karya menjadi pemenang lelang proyek Stadion Sudiang
- Lelang manajemen konstruksi dimenangkan PT Kogas Driyap Konsultan
- Suherman menyebut PT Waskita Karya sudah turun lapangan meninjau lokasi pembangunan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Proyek Stadion Internasional Sudiang bakal mulai dikerjakan Januari 2026.
PT Waskita Karya menjadi pemenang lelang proyek Stadion Sudiang.
Sementara itu, lelang manajemen konstruksi dimenangkan PT Kogas Driyap Konsultan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulawesi Selatan (Sulsel) Suherman menyebut kontrak proyek ini sudah ditandangani Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU).
"Sekarang saya dengan PUPR sedang membahas seperti aksesibilitasnya alat berat," kata Suherman ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel pada Selasa (6/1/2025) pagi.
Suherman menyebut PT Waskita Karya sudah turun lapangan meninjau lokasi pembangunan.
Rencananya, mobilisasi alat-alat konstruksi mulai dimasukkan pekan ini.
Titik-titik letak alat berat, hingga jalan masuk alat berat dipetakan.
PT Waskita Karya juga berkoordinasi dengan Suherman terkait arus listrik.
"Alat-alat besarnya mulai dimasukkan, lewat mana, lewat mana itu sudah kita bahas. Kita memulai jalan di minggu ini, ada pergerakan pembangunan stadion dengan pihak Waskita Karya. Sudah langsung ke lokasi Stadion, meminta pihak Dispora bantu terkait listrik sampai airnya," ujar Suherman.
Setelah itu, pihak kontraktor disebutnya akan membersihkan area pembangunan.
Mengingat lokasi tersebut banyak ditumbuhi semak belukar.
Sementara itu jadwal seremoni peletakan batu pertama atau groundbreaking belum ditentukan
"Kalau groundbreaking kan dari pusat, tapi kita jalan dulu," sambungnya.
KemenPU menyiapkann PAGU Anggaran sebesar Rp 674.952.980.000 atau Rp 674,9 Miliar.
Dari jumlah tersebut, alokasi tahun 2025 sebesar Rp. 96.042.246.000.
Kemudian tahun 2026 dialokasikan sebesar Rp. 454.982.115.000.
Sementara alokasi tahun 2027 sebesar Rp. 123.928.619.000.
Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama 540 hari kalender terhitung sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) sampai dengan serah terima pertama.
Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Sulsel, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, KemenPU Iwan menjelaskan ada dua tahapan yang sedang dijalankan.
"Kami masih fokus untuk PCM dan MC 0," ujar Iwan saat dihubungi via telepon Tribun-Timur.com, pada Senin (5/1/2026) pagi.
PCM atau Pre-Construction Meeting (PCM) merupakan pertemuan awal sebelum pekerjaan konstruksi dimulai.
Tujuannya menyatukan pemahaman semua pihak terkait kesiapan proyek, strategi pelaksanaan, spesifikasi teknis dan kepatuhan aturan.
Rapat ini melibatkan berbagai pihak baik kementerian hingga ke pihak kontraktor.
Para stakeholder proyek membahas struktur organisasi proyek, penyesuaian kontrak dan anggaran, administrasi dan rencana mutu kontrak.
Pengawasan dan prosedur inspeksi, penetapan izin kerja dan metode pelaksanaan, hingga identifikasi kendala proyek.
Sementara MC-0 atau Mutual Check 0 merupakan penghitungan kembali volume item pekerjaan dan disesuaikan antara gambar rencana dengan kondisi lapangan.
Sehingga kontraktor mendapatkan volume aktual sesuai dengan kondisi real pekerjaan.
Hasil dari perhitungan tersebut akan dituangkan dalam sebuah laporan kerja yang dinamakan laporan mutual check awal.
"MC-0 bisa selesai 1 minggu dengan berita acaranya, tapi itu masih tentatif ya," kata Iwan.
Tahapan awal MC-0 yakni pihak surveyor melakukan koordinasi dan mempelajari gambar rencana kerja. Lalu menetapkan jadwal pelaksanaan survey.
Survey lapangan ini berguna untuk mengetahui dan membandingkan kondisi lapangan dengan desain rencana kerja.
Hasil survey merupakan kesepakatan dalam pembuatan gambar kerja sesuai perubahan untuk addendum kontrak.
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz
| PT Waskita Karya Pemenang Tender Stadion Sudiang Makassar, Daftar Proyek Besar Pernah Dikerjakan |
|
|---|
| Pemprov Sulsel Klaim Persiapan dan Dokumen Stadion Sudiang Rampung |
|
|---|
| Belum Dibangun Stadion Sudiang Kini Berpolemik, Pemilik Lahan Sebut Belum Dibayar |
|
|---|
| Pemprov Sulsel Gulirkan Proyek Stadion Sudiang Anggaran Rp650 Miliar, Kapan Mulai Dibangun? |
|
|---|
| Pembangunan Fisik Stadion Sudiang Dikerjakan 2025, KemenPU: Lelang Dimulai Setelah Amdal Selesai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260106-Stadion-Internasional-Sudiang-3422.jpg)