Tribun RT RW
Lurah Batua Minta RT RW Siaga Banjir
Ia menilai RT RW merupakan pihak yang paling memahami kondisi wilayah dan permasalahan warga di lapangan.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lurah Batua, Kecamatan Manggala, Taufiq menegaskan peran strategis Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW) sebagai garda terdepan dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman banjir.
Hal ini menjadi perhatian serius, mengingat sejumlah wilayah di Kelurahan Batua, termasuk Kampung Alla-alla, masuk dalam kategori rawan genangan saat musim hujan.
Menurut Taufiq, keberhasilan program-program prioritas Wali Kota Makassar sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah kelurahan dan RT RW.
Ia menilai RT RW merupakan pihak yang paling memahami kondisi wilayah dan permasalahan warga di lapangan.
“RT dan RW adalah ujung tombak. Mereka yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat, mengetahui titik rawan banjir, saluran yang tersumbat, dan kebiasaan warga yang perlu dibenahi,” ujar Taufiq.
Ia menekankan bahwa salah satu penyebab utama banjir di kawasan permukiman adalah persoalan sampah.
Karena itu, RT RW diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga aktif menggerakkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan.
RT RW diminta rutin mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke drainase dan sungai.
Lebih dari itu, mereka juga didorong untuk mengedukasi warga terkait pengolahan sampah rumah tangga agar memiliki nilai ekonomis dan tidak berakhir menumpuk di lingkungan.
“Kalau RT RW bergerak bersama, dampaknya besar. Sampah bisa dikurangi, aliran air lancar, dan risiko banjir bisa ditekan,” jelasnya.
Selain kebersihan, Taufiq juga menyoroti peran RT/RW dalam menjaga keamanan lingkungan.
Ia meminta agar posko sistem keamanan lingkungan (siskamling) kembali diaktifkan dan diramaikan.
Keberadaan siskamling dinilai penting, tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai pusat koordinasi warga saat terjadi kondisi darurat seperti hujan lebat dan genangan air.
“RT/RW harus kompak. Saat hujan deras, mereka yang paling cepat mengetahui kondisi wilayah dan bisa menggerakkan warga untuk antisipasi,” kata Taufiq.
Sebagai lurah baru, Taufiq menegaskan bahwa dirinya akan banyak mendengar aspirasi dan masukan dari RT/RW serta masyarakat.
| RT RW Gaddong Turun Tangan, Pedagang Liar Angkat Kaki saat Penertiban Pedagang Liar di Pasar Kalimbu |
|
|---|
| Kala Ketua RT RW Turun Tangan, Pedagang Liar dari Malino, Maros dan Jeneponto Kabur dari Jl Veteran |
|
|---|
| Camat Mamajang Tegaskan 334 Ketua RT/RW Bukan Penguasa, Tapi Pelayan Warga |
|
|---|
| Ketika Ketua RW 013 Suarakan Ancaman Banjir Irsan Latief Pasang Badan untuk 250 Kepala Keluarga |
|
|---|
| Makassar Jadi Rujukan! Pengelolaan Sampah Dimulai dari Tingkat RT |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ilustrasi-banjir-1102021.jpg)