Kaleidoskop 2025
Sepanjang 2025, Dinsos Makassar Jaring 354 PSK, Gepeng, dan Anak Jalanan
PPKS tersebut didominasi anak jalanan (anjal) 102 orang, 88 gelandangan dan pengemis, tuna susila 59 orang.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
Selain pembinaan, Dinsos Makassar juga mulai memberikan pelatihan keterampilan kepada PPKS, mulai dari anak jalanan, gelandangan, pengemis, orang terlantar, hingga penyandang disabilitas.
Pelatihan dilakukan dengan melibatkan lembaga-lembaga sosial dan pilar kesejahteraan sosial.
“Kami kombinasikan pelatihan ini supaya keterampilan yang diberikan benar-benar bisa diterapkan dan memberi dampak ekonomi,” ucap Masri.
Upaya lain yang dinilai berdampak besar adalah kerja sama dengan Perusahaan Daerah (Perusda) Pasar Makassar.
Melalui nota kesepahaman (MoU), dua orang manusia silver disiapkan untuk bekerja secara permanen di sektor sosial non-skill.
“Perusda Pasar menyiapkan tiga sektor, yakni tenaga kebersihan, keamanan, dan perparkiran. Untuk tahap awal, dua slot sudah disiapkan dan kami prioritaskan kepala keluarga yang selama ini membawa seluruh keluarganya ke jalan,” ungkapnya.
Menurut Masri, pekerjaan tersebut bersifat permanen dengan gaji bulanan, sehingga memberikan jaminan keberlanjutan ekonomi bagi penerima manfaat.
Selain itu, Dinsos Makassar juga menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk program pemberdayaan dan pemulangan orang terlantar.
Sebanyak 10 keluarga telah diusulkan menerima bantuan pemberdayaan, yang akan ditindaklanjuti pada 2026.
Manusia Silver Semakin Berkurang
Kepela Dinas Sosial Makassar Andi Bukti Djufrie menyampaikan, keberadaan anak jalanan dan pengemis (anjal gepeng) di Kota Makassar mulai menunjukkan penurunan sepanjang tahun 2025.
Biasanya anjal gepeng berkeliaran di titik tertentu, utamanya di kawasan padat arus lalu lintas.
Seperti di perempat Jl Veteran-Sungai Sadang, Simpang Lima Bandara, Fly Over, Jl Masjid Raya, hingga Perbatasan Gowa-Makassar.
Anjal dan gepeng biasanya berwujud manusia silver, badut, gelandangan, dan lainnya.
Aktivitas mereka yang dahulu kerap memanfaatkan lampu lalu lintas untuk meminta uang dari pengendara, perlahan berkurang seiring intensifnya penjangkauan dan pengawasan.
| Pencurian dan Penganiayaan Dominasi Kasus Kriminal di Palopo Selama 2025 |
|
|---|
| 715 Gram Sabu Gagal Edar di Palopo, 127 Penyalahguna Ditangkap Sepanjang 2025 |
|
|---|
| 347 Gram Narkoba Disita Polres Luwu Sepanjang 2025, Disuplai dari Wajo dan Sidrap |
|
|---|
| 152 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Palopo Selama 2025, 18 Korban Meninggal Dunia |
|
|---|
| 58 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Bulukumba Sepanjang 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Anak-jalanan-2025-55.jpg)