Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nataru 2026

Simpang 5 Batas Makassar - Maros Diprediksi Macet saat Nataru 2026

Umumnya momen libur nataru dimanfaatkan perjalanan liburan bersama keluarga.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
LIBUR NATARU - Kepala Dinas Perhubungan  Sulsel Erwin Terwo yang mengenakan pakaian dinas berwarna putih didepan Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel pada Senin (22/12/2025). Ruas Simpang 5 Perbatasan Makassar - Maros jadi titik paling rawan macet di momen libur nataru 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) semakin dekat.

Umumnya momen libur nataru dimanfaatkan perjalanan liburan bersama keluarga.

Destinasi wisata di Sulsel pun diprediksi bakal jadi sasaran liburan Nataru.

Selain itu, ada juga memilih mudik ke kampung halaman.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel Andi Erwin Terwo menyebut ada tiga jalur ramai kendaraan.

Jalur pertama yakni, arah Makassar - Maros menuju Palopo dan Tana Toraja.

Jalur ini diprediksi padat dengan banyaknya kendaraan menuju Tana Toraja dan Toraja Utara.

Dua daerah tersebut tujuan pelaksanaan ibadah natal dan wisata akhir tahun.

Jalur kedua, arah Maros menuju Bone.

Ruas jalan khususnya di Camba diprediksi padat.

Umumnya dipadati pemudik yang ingin pulang di kampung halaman.

Jalur ketiga yakni Makassar menuju Bulukumba hingga ke Selayar.

"Tiga jalur itu yang memang padat kemacetan, terutama jalur di Jalan Perintis Kemerdekaan," ujar Kadishub Sulsel Erwin Terwo yang mengenakan pakaian dinas berwarna putih didepan Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel pada Senin (22/12/2025).

Ruas Jl Perintis Kemerdekaan diprediksi jadi titik terpadat di puncak masa libur.

Utamanya di Simpang Lima Bandara Sultan Hasanuddin, hingga di Jl Poros Kabupaten Maros.

Posko khusus dibangun pada titik tersebut dengan melibatkan kepolisian, BPTD, Dishub hingga tim kesehatan agar memudahkan pengaturan lalu lintas.

Andi Erwin Terwo mengaku ada kenaikan pergerakan kendaraan hingga 30 persen kenaikan.

"Kalau se-Sulsel prediksi ada pergerakan 3 juta lebih kendaraan," sambungnya.

Sementara itu, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulsel ikut memantau pergerakan kendaraan jelang nataru.

"Puncak pergerakan pertama libur Natal 2025 untuk moda penyeberangan dan lalu lintas jalan terjadi pada hari Minggu tanggal 20 dan 21 Desember 2025," kata Plt Kepala BPTD Sulsel Andi Sanjaya.

Kemudian pergerakan kedua diprediksi pada saat malam natal, tepatnya pada Rabu-Kamis (24-25/12/2025).

Selanjutnya di momen libur tahun baru, pergerakan kendaraan akan meningkat di Rabu 31 Desember hingga 1 Januari 2026.

Antisipasi lalu lintas sudah dilakukan sejak 28-29 Desember.

"Puncak pergerakan kedua libur Tahun Baru 2026 untuk moda penyeberangan dan lalu lintas jalan terjadi pada hari Sabtu–Minggu tanggal 3 dan 4 Januari 2026," sambungnya.

Destinasi pergerakan asal dan tujuan perjalanan meliputi Toraja, Sorowakoc Mamuju, Morowali, Palopo, Palu, Masamba, Malili, Mangkutana, Luwu Timur.

Kemudian ada di Kendari, Poso, Luwu Utara, Luwu, Pasangkayu, Toraja Utara, Bone, Manado, Pinrang, dan Majene.

Posko angkutan nataru sudah disiapkan BPTD hingga 5 Januari 2026 mendatang.

 

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved