5 Hari Jelang Natal, Bandara Sultan Hasanuddin Layani 19 Ekstra Flight Sriwijaya, Batik dan Lion Air
Posko Terpadu Angkutan Udara Nataru sejak 15 Desember hingga 4 Januari, atau selama 21 hari.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Munawwarah Ahmad
Ringkasan Berita:
TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Sebanyak 19 permintaan eksta flight diterima Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sejak pengoperasian posko angkutan terpadu Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Posko Terpadu Angkutan Udara Nataru sejak 15 Desember hingga 4 Januari, atau selama 21 hari.
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, mengatakan mengatakan permintaan ekstra flight diajukan oleh tiga maskapai.
Diantaranya Sriwijaya 12 flight, Batik Air 4 flight dan Lion Air 3 flight.
"Akumulasi sejak pendirian posko sudah ada 19 ekstra flight dari 3 maskapai, rute Timika, Jakarta, Biak, Sorong, Nabire dan Denpasar," bebernya.
Ia menyebutkan sebanyak 2.996 penumpan tercatat datang dan berangkat melalui Bandara ini hingga pukul 08.30 Wita, H-5 Natal, Jumat (19/12/2025).
Sementara total pergerakan pesawat 61 pergerakan.
Jika diakumulasikan sejak pembukaan posko 15-18 Desember kemarin, jumlah penumpang menyentuh angka 118.051 penumpang.
"Pergerakan pesawat 918 pergerakan dan kargo 1.296 ton," sebutnya.
Puncak arus penumpang pada Momen Natal dan Tahun Baru 2026 di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, diprediksi terjadi pada 21 Desember 2025.
Diperkirakan sebanyak 38.000 penumpang akan memadati bandara saat puncak arus Nataru.
Ia mengatakan lonjakan penumpang tersebut meningkat sekitar 4 persen dibandingkan periode Nararu tahun sebelumnya.
“Prediksi kami untuk hari puncaknya itu pada 21 Desember, jumlah penumpang bisa mencapai 38.000 orang, sementara hari normal biasanya di kisaran 27 ribu sampai 30 ribu penumpang per hari,” bebernya.
Sementara itu, puncak arus kedatangan atau arus balik diperkirakan terjadi pada 4 Januari 2026 dengan jumlah penumpang sekitar 30.000 orang.
Ia pun memastikan kapasitas terminal masih memadai untuk menampung penumpang yang datang dan berangkat maupun transit pada momen ini.
Saat ini, Bandara Sultan Hasanuddin memiliki kapasitas 15 juta penumpang per tahun, meningkat signifikan dibanding sebelumnya yang hanya 7 juta penumpang.
“Dengan kapasitas terminal yang ada sekarang, kondisi bandara masih cukup longgar dan tidak terlalu berhimpitan,” bebernya.
Minggus mengatakan pihaknya telah menyiapkan ratusan personel gabungan selama momen libur Nataru ini.
“Kami bekerja sama dengan TNI-Polri, Kantor Kesehatan Pelabuhan, SAR, dan stakeholder lainnya. Semua kami siapkan, apalagi cuaca saat ini sudah memasuki musim hujan,” kata.
Ia menambahkan, pengawasan di sisi udara (airside) juga diperketat, termasuk kebersihan runway serta kesiapan fasilitas navigasi penerbangan, dengan pembaruan data cuaca dari BMKG yang dipantau langsung di Posko Nataru.
Sementara itu, salah seorang penumpang tujuan Balikpapan, Alamsyah, mengaku memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan penumpang.
“Saya sengaja berangkat sekarang supaya tidak terlalu padat. Biasanya mendekati Natal bandara sudah sangat ramai,” ujar Alamsyah saat ditemui di ruang tunggu keberangkatan.
Alamsyah menilai pelayanan di Bandara Sultan Hasanuddin cukup baik meski jumlah penumpang mulai meningkat.
“Sejauh ini pelayanan masih lancar, antrean juga masih tertib. Semoga sampai puncaknya nanti tetap terjaga,” katanya.
Pantauan langsung Tribun Timur, nampak penumpang memadati area checkin untuk proses validasi berkas keberangkatan.
Tak jarang pula calon penumpang nongkrong di gerai-gerai makan minum yang berada di area bandara.
Sementara di ruang tunggu, penumpang duduk di kursi tunggu, menanti panggilan jadwal keberangkatan.
Di Gate 7, penumpang yang akan berangkat menuju sorong berbaris menunggu giliran masuk ke pesawat lion yang akan mengangkut mereka menuju tujuan.
| Sistem Makkah Route, Jamaah Haji Tak Perlu Antre Imigrasi di Arab Saudi |
|
|---|
| Sultan Hasanuddin Masuk 4 Bandara Terapkan Mecca Route di Indonesia Tahun 2026 |
|
|---|
| Tiket Pesawat Naik, Rata-rata Penumpang Bandara Hasanuddin 27 Ribu Perhari |
|
|---|
| Kawasan Timur Indonesia: Jangkar Intelektual Kita |
|
|---|
| Penumpang Pesawat Mulai Was-was Dengar Isu Kenaikan Harga Tiket |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Sejumlah-penumpang-di-Bandara-Sultan-Hasanuddin-menyambut-gembira-potongan-20925-55.jpg)