Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cuaca Buruk

Perahu Nelayan asal Takalar Disambar Petir di Perairan Pulau Kodingareng Keke, Satu Meninggal Dunia

Perahu nelayan asal Kabupaten Takalar tersambar petir saat mencari ikan di sekitar Pulau Kodingareng Keke.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Muh Hasim Arfah
Istimewa/Info Kedaruratan Makassar
NELAYAN DISAMBAR PETIR- Kondisi perahu dua nelayan asal Kabupaten Takalar terkena petir saat mencari ikan di sekitar Pulau Kodingareng Keke, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (3/12/2025). Satu nelayan meninggal dunia. 

Ringkasan Berita:
  • Perahu yang ditumpangi keduanya mencari ikan, tersambar petir saat mencari ikan di sekitar Pulau Kodingareng Keke.
  • BMKG menyampaikan bahwa sejumlah daerah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Peristiwa nahas dialami dua nelayan asal Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Rabu (3/12/2025).

Perahu yang ditumpangi keduanya mencari ikan, tersambar petir saat mencari ikan di sekitar Pulau Kodingareng Keke.

Pulau Kodingareng Keke ini, masuk dalam wilayah hukum Polres Pelabuhan Makassar.

Jaraknya dari pesisir pantai Kota Makassar, sekitar 15 kilometer dengan waktu tempuh 1-2 jam.

Kasubsi Penmas Polres Pelabuhan Makassar Aipda Adil membenarkan adanya peristiwa itu.

Melalui keterangan tertulis, Aipda Adil mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 Wita.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulsel: Waspada Hujan Lebat di 19 Daerah

Identitas dua nelayan asal Kabupaten Takalar itu, Irwan (37) dan Sangkala Daeng Nambung (45), warga Dusun Tanring Mata, Desa Bonto Kanang, Galesong Selatan.

"Sekitar pukul 17.45 Wita, dua nelayan atas nama Irwan dan Sangkala Dg Nambung, sedang melakukan aktivitas memancing di sekitar perairan Pulau Kodingareng,' kata Adil.

Saat itu, lanjut dia, cuaca mulai menunjukkan tanda-tanda buruk.

Gemuruh guntur dan nyala petir disertai intensitas hujan tinggi, membuat keduanya memutuskan untuk menepi ke pulau demi keselamatan.

Namun nahas, ketika keduanya hampir mencapai pulau, petir menyambar perahu yang mereka tumpangi.

Dalam dokumentasi foto yang diterima, tampak atap perahu kedua nelayan itu jebol.

"Sambaran tersebut mengakibatkan Irwan, kelahiran Tanring Mata 1 Juli 1988, meninggal dunia di tempat," ucapnya.

Sedangkan, Sangkala Dg Nambung, kelahiran Takalar 1 Juli 1980, lanjut Adil, sempat pingsan akibat kejadian tersebut.

Setelah beberapa waktu, kata Adil korban selamat Sangkala Daeng Nambung, tersadar.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved