Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Cerita Mantan RT dari Dapur ke Drainase, Perjuangan Uli Menjadi Harapan Warga Borong

Ia adalah harapan, tempat warga mengadu ketika banjir datang, ketika lansia butuh bantuan

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/DOK PRIBADI
CALON RT - Namanya Yulianti, atau yang akrab disapa Ibu Uli. Mantan Ketua RT 05 RW 06 ini kembali maju sebagai calon ketua RT setelah warga memintanya untuk kembali mengemban amanah. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Di lorong-lorong yang kerap tergenang air di Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, Makassar, ada satu sosok perempuan yang selalu menjadi sandaran warga setiap kali hujan turun.

Namanya Yulianti, atau yang akrab disapa Ibu Uli. 

Mantan Ketua RT 05 RW 06 ini kembali maju sebagai calon ketua RT setelah warga memintanya untuk kembali mengemban amanah.

Ia adalah harapan, tempat warga mengadu ketika banjir datang, ketika lansia butuh bantuan, atau ketika administrasi menjadi beban yang tak mampu mereka urus sendiri.

Sebagai ibu rumah tangga sekaligus pelaku UMKM yang menjual kue tradisional, Yulianti menjalani keseharian sederhana.

Namun sejak dipercaya memimpin RT 05 RW 06 sejak 2021 hingga awal 2025, ia menjelma menjadi sosok yang paling dicari warga ketika masalah muncul.

Kini, dorongan itu datang kembali.

“Didorong warga, saya bersedia maju lagi. Formulir sudah saya serahkan, malam ini pengumuman bakal calon. Saya berdua saja dengan satu kandidat lain,” ujar Uli dengan senyum penuh keyakinan.

Wilayah yang ia pimpin memiliki 55 kepala keluarga dengan jumlah jiwa lebih dari 100. 

Warganya kebanyakan pensiunan PNS, dan banyak di antaranya adalah ibu-ibu tua yang sejak lama hidup sendiri karena suaminya telah meninggal.

"Saya biasanya cepat membantu mereka jika ada kesulitan urus administrasi. Mungkin itu yang membuat warga ingin saya kembali,” ucapnya.

Tak jarang, ia sendiri yang mengurus NIB (Nomor Induk Berusaha) bagi warga yang kesulitan. 

Baginya, membantu bukan sekadar tugas RT tetapi wujud kepedulian sesama.

Bagi warga Borong, persoalan terbesar bukan sekadar kenyamanan, tetapi keselamatan.

Sejak peningkatan jalan pada 2023, drainase tidak turut dibenahi. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved