Indonesia Timur Siap Jadi Poros Ekonomi Baru
Indonesia Timur diperkuat sebagai poros ekonomi baru lewat Forum Ekonomi Regional 2025 di Makassar.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ia berharap, kegiatan ini melahirkan gagasan kepada pemerintah untuk pengembangan wilayah Indonesia Timur.
"Kita bisa menyusun rencana tindak lanjut dalam merumuskan apa-apa bisa dikembangkan di Indonesia Timur," katanya saat sambutan Jumat.
Pria akrab disapa Upi ini menambahkan, kegiatan ini memperkuat Indonesia Timur sebagai poros ekonomi strategis baru Indonesia.
Saat ini resources di Pulau Jawa, Kalimantan dan Sumatera eksplorasinya sangat gila-gilaan.
Sekarang, eksplorasi dan eksploitasi mengarang ke Indonesia Timur.
Makanya, indeks pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia adalah Maluku Utara.
"Dari 10 daerah tingkat pertumbuhan ekonomi, 40 persen di Indonesia Timur," tuturnya.
Upi mengatakan, kegiatan serupa tak berhenti di Makassar.
Masih akan digelar di tujuh region.
Terakhir di Bandung, Jawa Barat pada Agustus 2026
"Semoga semua rencana bisa terlaksana dengan baik dan mampu melahirkan hal yang baik untuk negeri, berkontribusi terhadap negara yang dicintai," ucapnya.
Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa mengatakan, pemerataan pembangunan sebagai pilar pembangunan Indonesia Emas 2045, baik ekonomi, kesejahteraan dan kemiskinan.
Makanya, sangat cocok isu Indonesia Timur dibahas dalam forum ini.
Sebab, Indonesia Timur butuh pemerataan.
"Di Timur memang belum maju, tapi akan maju. Dibutuhkan road map mewujudkan hal ini," katanya.
| Mayat Pria Tanpa Identitas Gegerkan Warga BTN Antara Makassar, Kini Diidentifikasi Dokpol |
|
|---|
| Appalakkana 2026 SMPN 11 Makassar Tampilkan Karya Batik Celup dan Tari Kreatif Siswa Kelas IX |
|
|---|
| Haul Ke-5 AGH. Sanusi Baco |
|
|---|
| Stadion BJ Habibie Memerah Saat PSM Makassar Hadapi Persib, Tiket Ludes Terjual |
|
|---|
| Mayat Perempuan di Kamar Kos Jl Tidung Mariolo Makassar Diautopsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-11-21-ekonomi-indonesia-timur.jpg)