Berkas Pembakaran DPRD PR Terakhir Irjen Rusdi Hartono Sebelum Tinggalkan Sulsel
Pembakaran DPRD Makassar dan DPRD Sulsel jadi PR bagi Irjen Rusdi Hartono sebelum dimutasi
TRIBUN-TIMUR.COM -- Pembakaran gedung DPRD Makassar dan DPRD Sulsel jadi kasus besar penutup di ujung karier Irjen Rusdi Hartono di Polda Sulsel.
Pria kelahiran Jakarta 27 April 1969 itu dimutasi ke Bareskrim Mabes Polri.
Surat telegram rahasia (STR) Kapolri tentang mutasi Kapolda Sulsel terbit sejak 24 September 2025 bulan lalu.
Saat ini Irjen Rusdi Hartono tinggal menunggu pelantikan pejabat baru dan serah terima jabatan.
Sebelum pindah, kasus pembakaran DPRD Makassar dan DPRD Sulsel jadi pekerjaan rumah (PR) bagi Irjen Rusdi Hartono.
Total ada 48 pelaku telah ditangkap Polda Sulsel dalam kasus demo rusuh itu.
48 pelaku itu telah ditetapkan sebagai tersangka.
Polda Sulsel segera merampungkan berkas perkara 48 tersangka kasus demo rusuh di Kota Makassar, pada (29-30/8/2025).
Hal itu diungkapkan Kapolda Sulsel Irjen Rusdi Hartono, saat konferensi pers di Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Kamis (23/10/2025).
Rusdi mengatakan, ada 61 total tersangka dalam demo rusuh yang menyebabkan empat korban meninggal dunia.
Selain itu, kerusuhan yang terjadi juga berakibat pada terbakarnya dua gedung wakil rakyat, DPRD Kota Makassar dan DPRD Sulsel.
"Dalam penegakan hukum ini kami bekerja profesional, transparan, dan akuntabel, dan tentunya kami menjunjung tinggi hak asasi manusia," ujar alumnus Akpol 1991 ini.
Mantan Kapolda Jambi ini menyebut, dari 61 orang tersangka, 13 diantaranya masih di bawah umur dan 48 orang dewasa.
"Sampai saat ini, ke-13 anak tersebut telah dinyatakan selesai penanganannya dan dikembalikan kepada orang tuanya," ujarnya.
Untuk 48 tersangka, kata Rusdi, saat ini masih proses perampungan berkas perkara untuk diserahkan ke kejaksaan.
"Tentunya menjadi tanggung jawab kami proses yang sedang berjalan akan kami tuntaskan untuk bisa mendapatkan kepastian hukum," tegasnya.
Rusdi mengaku bersyukur, aksi unjuk rasa peringatan 1 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran di Makassar berjalan dengan aman dan damai.
Ia menyebut ada 17 aksi unjuk rasa pada tanggal 20 Oktober 2025, kemarin.
"Situasi ini terwujud berkat kerja sama seluruh aparatur pemerintah dan elemen masyarakat di Sulsel," ucap Jenderal bintang dua kelahiran 27 April 1969 ini.
"Tentunya kita belajar dari ini semua, apabila pemerintah dan masyarakat bisa bekerja sama, kamtibmas yang kondusif sesuai harapan dapat diwujudkan," sambungnya.
Dari catatan tribun, konferensi pers ini merupakan pertama kalinya dihadiri langsung Irjen Pol Rusdi Hartono setelah dirinya dimutasi menjadi Pati Bareskrim Polri.
Sosok jenderal polisi yang akan menggantikan Rusdi sebagai Kapolda Sulsel dalam waktu dekat ini adalah, Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo.
Djuhandhani Rahardjo juga merupakan alumnus Akpol 1991 seangkatan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Ia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri.
Rencana serah terima jabatan keduanya dikabarkan bakal berlangsung pada pekan depan.
Di lokasi yang sama, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum), Kombes Pol Setiadi Sulaksono menargetkan berkas perkara tersangka kerusuhan pada 29-30 Agustus 2025 itu, rampung pekan ini.
Setelah rampung kata dia, berkas perkara akan diserahkan ke kejaksaan.
"Jadi Insya Allah, minggu-minggu ini mudah-mudahan P21," ujarnya.
Setiyadi juga mengungkapkan otak kerusuhan di Kota Makassar tidak memiliki keterkaitan dengan aksi demonstrasi di sejumlah wilayah lainnya.
Hal tersebut, setelah pertemuan dengan seluruh Direktorat Pidana Umum Polda se-Indonesia.
Dalam pertemuan itu kata dia, terungkap ada tersangka asal Jawa Barat yang terafiliasi dengan ada jaringan yang disebut 'Black Box'.
"Jadi dia sebagai yang mengkoordinir dan menghasut di beberapa daerah: Bali, Jawa Tengah, Kalimantan Timur. Alhamdulillah kemarin untuk Sulawesi Selatan tidak ada," ungkapnya.(*)
| Mini Soccer Sinjai Bersatu Series 2026 Resmi Bergulir, Dihadiri Legislator DPRD Sulsel |
|
|---|
| RDP Paskibraka Sulsel Digelar Selasa, Dugaan Ketidakadilan Seleksi Jadi Sorotan |
|
|---|
| DPRD Usul Tambah Lampu Jalan di Makassar Demi Kurangi Kejahatan |
|
|---|
| Layanan Kesehatan Gratis Pemkot Makassar Dipuji Warga, DPRD Dorong Peningkatan Fasilitas RSUD Daya |
|
|---|
| Belanja Online dan Pinjol Bisa Sebabkan Bansos Dicabut, DPRD Makassar Ingatkan Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251024-Irjen-Rusdi-Hartono-5645.jpg)