Sudiang dan Barombong Jadi Pilot Project Urban Farming, Hasilnya jadi Bahan Dapur MBG
Urban Farming di Kelurahan Sudiang Kecamatan Biringkanaya dan Kelurahan Barombong Kecamatan Tamalate
Penulis: Siti Aminah | Editor: Ari Maryadi
Apalagi, urban farming tersebut juga akan memiliki greenhouse.
*Rp8 Miliar Estimasi Anggaran Urban Farming
Program ini dipastikan berjalan pada APBD Pokok 2026.
Pertemuan tersebut sekaligus membahas kebutuhan anggaran untuk menyukseskan program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Kata Aulia, pembentukan satu urban farming di estimasi sekitar Rp4 miliar.
Sehingga total mencapai Rp8 miliar untuk dua urban farming di Sudiang dan Barombong.
Agar lebih maksimal, pengelolaan urban farming ini akan melibatkan sumber daya yang berpengalaman.
Misalnya lulusan pertanian, peternakan, dan perikanan.
"Karena kan kita butuh mereka bisa lakukan juga penelitian untuk mengembangkan benih-benih baru Jadi nanti mereka didukung oleh petugas demplot Jadi ada seperti tenaga lepas untuk membantu bersih-bersih di situ. Jadi fokus untuk tempat riset juga," paparnya.
Tergetnya, hasil produksi urban farming ini bisa dimanfaatkan untuk pemenuhan bahan dapur Sistem Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menargetkan Kota Makassar menjadi salah satu daerah penopang pangan nasional melalui pengembangan urban farming.
Langkah ini diambil sebagai upaya strategis dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan, meskipun Makassar bukan wilayah dengan lahan pertanian luas.
Katanya, potensi pengembangan pertanian lahan sempit cukup besar jika didukung teknologi modern.
Menurutnya, kehadiran green house tersebut diharapkan dapat menjadi trigger atau pemantik minat masyarakat perkotaan untuk terlibat dalam kegiatan pertanian modern.
"Di Kota Makassar kami butuh ada percontohan green house, minimal dua unit, untuk memberikan minat kepada masyarakat kota agar mau melakukan pertanian lahan sempit dengan teknologi yang tepat," katanya.
Strategi penguatan ketahanan pangan di Kota Makassar akan dijalankan secara terpadu, dengan mengintegrasikan berbagai sektor seperti pengelolaan sampah dan pertanian urban. (*)
| Pemenang Tender Paket 6 Rp239 Miliar Diumumkan, 20 Ruas Jalan di 9 Kabupaten Kota Segera Diperbaiki |
|
|---|
| KORPRI Makassar Salurkan Daging Kurban ke Cleaning Service, Satpol PP dan Warga Sekitar Balai Kota |
|
|---|
| Daging Kurban Cepat Bau? Disnakkeswan Sulsel Ungkap Kesalahan Sering Dilakukan Warga |
|
|---|
| BPK: 11 Temuan dengan 27 Rekomendasi Harus Ditindaklanjuti Pemkot Makassar |
|
|---|
| Penjelasan PDAM Kenapa Suplai Air di Kerung-kerung Lorong 47B Terganggu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251022-Appi-pimpin-rapat-koordinasi-34.jpg)