Makan Bergizi Gratis
Viral Murid SD Negeri Maricaya II Temukan Ulat di Sayur MBG
Setelah temuan itu, dirinya langsung menghubungi petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lagi, menu Makan Bergizi Gratis (MBG) disorot.
Kali ini, di SD Negeri Maricaya II, Jl Kijang Lorong 21, Kecamatan Makassar, Kota Makassar.
Salah satu murid di sekolah itu, menemukan ulat di sayur MBG.
Kejadiannya di ruang belajar kelas V lantai 2, Kamis (2/10/2025).
Murid yang menemukan ulat itu, pun mengabadikan lewat rekaman video kamera ponsel.
Video itu ramai beredar di sosial media.
Seperti diunggah akun Instagram, @kulitintamks.
"Ulatnya brokolia, matimi iya tapi rantasaki," ucap murid dalam rekaman video unggahannya.
Baca juga: Kepala Sekolah dan Guru SDN 34 Pakere Maros Cicipi Lebih Dulu MBG Sebelum Dibagikan ke Murid
Plt Kepala Sekolah SD Negeri Maricaya II, Hj Sri Wahyuni (41) saat ditemui di sekolahnya, Jumat (3/10/2025).
"Kemarin kejadiannya. Ditemukan memang (ulat) tapi hanya dalam satu nampan," ucap Sri.
Ulat kata dia, diduga berasal dari sayur brokoli.
"Mungkin karena proses pencucian dan sebagainya saat proses pemasakan itu kurang (higienis) dan sebagainya," ujarnya.
Murid itu kata Sri, pun tidak memakan sayur brokoli tersebut.
"Dia cuman makan yang lain. Kalau sayurnya tidak," kata Sri.
Sri mengatakan setelah temuan itu, dirinya langsung menghubungi petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Langsung kami konsultasikan laporkan ke timnya (SPPG), dan Alhamdulillah menjadi bahan evaluasi dia," katanya.
Sri yang menjabat Plt Kepala Sekolah sejak Februari 2025, mengatakan temuan ulat itu baru pertama kali di SDN Maricaya II.
"Kalau masalah ini (ulat pada sayur) baru pertama," ujar Sri.
Namun, Sri tak menampik jika sebelumnya murid juga pernah mengeluhkan menu MBG.
Baca juga: Siswa SMAN 3 Takalar Juga Keluhkan Lauk Ayam MBG Basi
Akan tetapi, bukan terkait temuan ulat. Melainkan aroma pada menu yang disajikan.
"Ya, kalau yang berbau, itu juga sempat satu kali dan langsung kami arahkan siswanya untuk tidak dikonsumsi," bebernya.
Sri menuturkan, ada 150an murid SDN II Maricaya yang menerima menu MBG tiap harinya.
Menu itu, tiba sekitar pukul 08.00 Wita dan dibagikan di jam istirahat.
Penyaluran berlangsung dari hari Senin hingga Jumat.
"Sabtu tidak, tapi kita tetap masuk sekolah," ungkapnya.
Terpisah Wali Kelas V, SDN Maricaya II, Andi Mawar, mengatakan, kejadian itu diabadikan oleh muridnya lewat ponsel yang ia bawa.
Ia mengaku, pada beberapa kesempatan murid memang kadang diperbolehkan membawa ponsel.
Khususnya saat membutuhkan referensi lewat internet.
"Tidak setiap hari bawa hp (ponsel), ada pembelajaran penting baru bawa hp," tuturnya.
Belum ada keterangan dari pengelola SPPG terkait temuan ulat pada sayur itu.(*)
| 3 Dapur MBG di Palopo Berhenti Beroperasi, 8.839 Murid Terdampak |
|
|---|
| Tim Investigasi BGN Temukan 7 SPPG di Makassar Tak Sesuai Standar |
|
|---|
| Pemkab Gowa Percepat Distribusi MBG untuk Ibu Hamil, Menyusui dan Balita |
|
|---|
| Bumil di Pinrang Keluhkan Menu MBG Rapelan, Didominasi Roti dan Gorengan |
|
|---|
| Kue Bolu Menu MBG Siswa SD Wajo Saat Ramadan, Orangtua: Kurang Bergizi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251003-MBG-Berulat.jpg)