Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kantor Sementara DPRD Sulsel

Cicu Kisahkan Malam Kelam DPRD Sulsel Dibakar 'Rumah Rakyat Hangus'

Cicu menilai pembakaran gedung DPRD Sulsel bukan hanya merusak bangunan, tetapi juga melukai hati rakyat Sulsel

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ari Maryadi
DPRD Sulsel
DPRD - Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi. Legislator Nasdem itu sedih melihat gedung wakil rakyat dibakar massa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, masih diliputi kesedihan setelah gedung DPRD Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, hangus dibakar massa pada Jumat malam (29/8/2025).

Ia menyebut peristiwa itu bukan hanya merusak bangunan, tetapi juga melukai hati seluruh wakil rakyat dan masyarakat Sulsel.

Hal itu disampaikan Cicu, sapaan, saat wawancarai Direktur Tribun Network Febby Mahendra Putra di kantor sementara DPRD Sulsel Jalan AP Pettarani Kota Makassar Senin (8/9/2025).

“Perasaan kami sedih, tapi kami bagian perwakilan rakyat harus bisa jalankan fungsi kami di manapun berada. Sedih dan prihatin itu manusiawi, tapi tidak boleh melupakan tugas kami bekerja untuk rakyat Sulsel di mana pun berada,” ujar Rachmatika.

Kebakaran itu membuat DPRD Sulsel mencatat sejarah baru.

Untuk pertama kalinya, rapat paripurna dilaksanakan di luar gedung parlemen.

Kantor Dinas PUPR Sulsel Jalan AP Pettarani disulap jadi ruang rapat paripurna.

“Ini kali pertama DPRD Sulsel rapat paripurna di luar gedung, ini sejarah,” ucapnya.

Meski penuh keprihatinan, ia menegaskan bahwa roda lembaga legislatif tidak boleh berhenti.

Menyaksikan dari Dekat, Berjaga Hingga Subuh

Rachmatika mengisahkan, sejak pukul 18.00 WITA hingga dini hari, ia terus memantau perkembangan situasi bersama jajaran Forkopimda.

“Terus terang dari pukul 18.00 sore sampai pukul 04.00 dini hari, kami terus stand by bersama Forkopimda. Saya perempuan jadi saya memantau dari luar,” tuturnya.

Ia menyebut Pangdam XIV Hasanuddin Mayor Jenderal TNI Windiyatno dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman beberapa kali turun langsung memantau kondisi di sekitar gedung DPRD.

“Kami pantau semua perkembangan yang terjadi, sampai masuk mobil pemadam, itu sekitar pukul 03.00. Saya habis salat subuh baru bisa istirahat,” ungkapnya.

Rumah Kedua Hangus, Barang Berharga Musnah

Bagi Cicu, DPRD Sulsel bukan sekadar kantor, tetapi sudah menjadi rumah kedua. Kebakaran itu membuatnya kehilangan banyak dokumen dan barang pribadi.

“Saya sedih, ini periode ketiga saya di DPRD Sulsel. Saya sedih, karena itu rumah kedua hangus terbakar oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kesedihan ini bukan hanya saya rasakan, tapi semua merasakan,” katanya.

Ketua DPRD Sulsel itu menegaskan bahwa dirinya berusaha ikhlas menerima kehilangan.

“Prinsip saya pribadi itu segala sesuatu tidak boleh merasa memiliki terlalu tinggi, karena kalau kehilangan kita bisa putus asa. Jadi tidak boleh ada barang merasa dimiliki terlalu spesial. Buku, piagam, plakat, itu terbakar semua, yang terbakar kita ikhlaskan,” ucapnya.

Gedung Jadi TKP, Paripurna Dialihkan

Sehari setelah kebakaran, kondisi gedung DPRD masih mengkhawatirkan. Ia bahkan dilarang masuk karena masih berstatus olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Terus terang kami tidak dibolehkan masuk karena jadi daerah olah TKP. Satu hari setelah kebakaran masih banyak asap dan titik api, tidak steril untuk masuk. Untuk paripurna dan ruangan saya itu sudah rapuh, takutnya jatuh dan bisa terjadi kecelakaan,” jelasnya.

Rachmatika menyesalkan aksi penyampaian aspirasi berujung anarkis hingga menelan korban jiwa di Sulsel.

“Sulsel jadi provinsi yang punya korban jiwa dari aksi massa ini. Kita berharap ke depan proses penyampaian pendapat dilakukan secara baik. Jangan sampai kegiatan sampaikan aspirasi disusupi orang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Meski kehilangan kantor utama, ia menegaskan keterbatasan itu tidak akan menghambat jalannya DPRD Sulsel.

“Insyaallah keterbatasan ini tidak mengganggu kinerja, selama tempat itu cukup representatif. Kami siap bekerja di manapun selama memungkinkan untuk kita tempati,” kata Rachmatika.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved