Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bursa Sekda Luwu Mengerucut, Empat Kandidat Berjuang Masuk Tiga Besar

Empat nama bersaing pada seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) tersebut.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
LELANG SEKDA - Bupati Luwu, Patahudding (kemeja putih), bersama Wakil Bupati Luwu, Muh Dhevy Bijak Pawindu (kemeja garis), hadir langsung memantau jalannya asesmen para peserta lelang jabatan Sekda Luwu di UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar, Jumat (22/5/2026). Nantinya akan dipiluh tiga nama yang akan diusulkan ke Gubernur Sulawesi Selatan. (Sumber: Pemkab Luwu) 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU – Empat pejabat eselon II Pemerintah Kabupaten Luwu mulai bersaing memperebutkan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Luwu.

Empat nama bersaing pada seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) tersebut.

Empat pejabat yang mengikuti lelang jabatan Sekda yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Luwu, Achmad Awwabin, Kepala Badan Kesbangpol Luwu Enrika, Sekretaris DPRD Luwu Kasmuddin, serta Kepala DPMPTSP Luwu yang juga Penjabat Sekda Luwu, Muhammad Rudi.

Nantinya hanya tiga orang yang akan lolos ke tahap akhir sebelum dipilih kepala daerah.

Proses seleksi dimulai dengan uji kompetensi dan asesmen yang berlangsung di UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar, Jumat (22/5/2026).

Bupati Luwu, Patahudding, bersama Wakil Bupati Luwu, Muh Dhevy Bijak Pawindu, hadir langsung memantau jalannya asesmen para peserta.

Para peserta menjalani sejumlah tahapan seleksi, mulai simulasi analisis kasus, in-tray exercise, Leadership Group Discussion (LGD), hingga psikotes.

Patahudding, mengatakan posisi Sekda memiliki peran penting dalam mengoordinasikan jalannya pemerintahan daerah.

Karena itu, menurutnya, seleksi harus mampu menghasilkan figur yang memiliki kapasitas dan integritas kuat.

“Jabatan Sekretaris Daerah memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan roda pemerintahan. Karena itu proses seleksi ini harus melahirkan sosok yang memiliki kompetensi, integritas, kemampuan kepemimpinan, dan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” bebernya.

Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Luwu, Arsyad, menjelaskan proses asesmen dan wawancara melibatkan tim dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan serta unsur akademisi.

“Total ada lima orang yang melakukan wawancara, yakni Sekda Provinsi Sulsel, Kepala BKD Provinsi, Inspektur Provinsi, Prof Agus Salim, dan Dr Ilham Labbase,” katanya.

Ia menjelaskan, hasil asesmen nantinya akan menyaring empat peserta menjadi tiga besar.

“Tahap asesmen ini akan disaring menjadi tiga besar dulu. Selanjutnya kepala daerah memilih satu nama dari tiga peserta tersebut untuk diajukan ke gubernur mendapatkan persetujuan,” jelas Arsyad.

Ketua Panitia Seleksi, Jufri Rahman, sebelumnya menyebut tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan penelusuran rekam jejak, penulisan makalah, hingga wawancara mendalam.

“Setelah asesmen selesai, peserta yang memenuhi syarat akan mengikuti penilaian makalah dan wawancara bersama tim pansel,” ujarnya.

Seleksi Sekda Luwu ini menjadi perhatian karena jabatan tersebut dinilai strategis dalam mendukung pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah di Kabupaten Luwu.

Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved