Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Iduladha 1447 H

Bidang Peternakan Periksa 1.291 Ekor Sapi Kurban Jelang Iduladha 1447 H, Semua Sehat

Tim Bidang Peternakan bersama dokter hewan mendatangi sekitar 43 titik penjualan hewan kurban selama tiga hari inspeksi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Sakinah Sudin
Tribun-Timur.com/ Muh Sauki Maulana
PERIKSA HEWAN KURBAN - Tim Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Luwu bersama dokter hewan memeriksa kesehatan sapi kurban di salah satu peternakan jelang Iduladha 2026. Pemeriksaan di 43 titik penjualan untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak. 
Ringkasan Berita:
  • Dinas Pertanian Kabupaten Luwu mulai memeriksa kesehatan hewan kurban jelang Iduladha 2026. Selama tiga hari inspeksi, tim Bidang Peternakan telah mengecek 1.291 ekor sapi di 43 titik penjualan dan seluruhnya dinyatakan sehat.
  • Stok hewan kurban di Luwu dipastikan mencukupi kebutuhan Iduladha 2026. Tersedia 3.047 ekor hewan kurban terdiri dari 2.789 sapi, 243 kambing, dan 15 kerbau, melebihi kebutuhan yang diperkirakan mencapai 2.879 ekor.

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Jelang Iduladha 2026 atau 1447 Hijriah, Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai mengecek kesehatan hewan kurban.

Tim Bidang Peternakan bersama dokter hewan mendatangi para peternak sejak Senin (11/5/2026) hingga Rabu (13/5/2026).

Kabid Peternakan Alimus mengatakan, pihaknya mendatangi sekitar 43 titik penjualan hewan kurban selama tiga hari inspeksi.

"Sekitar 1.291 ekor sapi yang sudah kami periksa. Alhamdulillah semua dalam kondisi sehat,"kata Alimus kepada Tribun-Timur.com, Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 09.06 Wita pagi.

Alimus menjelaskan, rata-rata sapi yang dimiliki peternak diambil dari daerah Kabupaten Bone dan Wajo.

Sekitar 70 persen kebutuhan hewan kurban seperti kambing, sapi, dan kerbau masih bergantung dari luar daerah.

"Nanti dirawat sekitar satu bulan, ada juga yang lebih satu bulan ada juga kurang satu bulan," jelasnya.

Alimus menyebut, stok hewan kurban saat ini mencapai 2.789 ekor sapi, 243 ekor kambing, dan 15 ekor kerbau.

Itu artinya ada 3.047 ekor hewan kurban yang tersebar di beberapa peternak.

Adapun kebutuhan hewan kurban pada momen Iduladha tahun ini skitar 2.789.

Masing-masing 2.667 ekor sapi, 207 ekor kambing, dan sekitar lima ekor kerbau.

"InsyaAllah terpenuhi," kata Alimus.

Penjualan Sapi Meningkat

Diberitakan sebelumnya, penjualan sapi kurban di Luwu meningkat menjelang Hari Raya Iduladha 2026.

Kondisi ini terlihat di sejumlah titik penjualan, salah satunya di Desa Babang, Kecamatan Larompong Selatan.

Hanuddin menjajakan sapi miliknya di bahu Jl Poros Makassar-Palopo.

Terdapat kandang dan area sekitar 20 meter persegi tempat Hanuddin membesarkan sapinya.

"Rata-rata dari Bone dan Wajo. Di sini penggemukan. Kita kasih pakan. Sekitar satu bulanan," jelasnya.

Hanuddin mengaku, sekitar 50 ekor sapi ia siapkan menyambut Iduladha 1447 Hijriah.

"Harganya paling rendah sekitar Rp14 juta dan paling tinggi Rp28 juta," akunya.

Kata Hanuddin, tim dari Dinas Pertanian telah melakukan pemeriksaan sejak dua pekan sebelum lebaran.

"Alhamdulillah semua (sapi) sehat," ujarnya.

Harga sapi, sambung Hanhddin, naik di banding tahun sebelumnya yang hanya berkisar Rp12 juta hingga Rp28 juta.

"Yang beri individu mungkin sedikit, biasanya mulai banyak menjelang lebaran, itu dari masjid, hasil dari patungan. Bisa tujuh orang," bebernya.

Di tempat lain, para peternak dan pedagang mengaku permintaan sapi kurban tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain jumlah permintaan yang meningkat, harga sapi kurban juga ikut mengalami kenaikan.

Rata-rata harga sapi naik sekitar Rp2 juta per ekor.

Dari sebelumnya sekitar Rp10 juta menjadi Rp12 juta, tergantung ukuran dan bobot hewan.

Saat ini, harga sapi kurban di pasaran bervariasi, mulai dari Rp12 juta hingga mencapai Rp50 juta per ekor.

Arif seorang peternak sekaligus pedagang sapi kurban di Desa Tiromanda, Kecamatan Bua, mengatakan, peningkatan pembeli sudah terasa sejak beberapa hari terakhir.

“Permintaan tahun ini memang lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, apalagi mendekati Idul Adha,” ungkapnya.

Ia menyebut, penjualan sapi kurban tahun ini diperkirakan meningkat lebih dari 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sapi yang dijual berasal dari berbagai daerah, seperti Kendari, Kabupaten Bone, serta peternakan lokal di Luwu.

Sementara itu, pembeli datang dari berbagai wilayah di Luwu Raya, termasuk Kecamatan Larompong, Kota Palopo, hingga Kabupaten Luwu Utara.

Untuk menjamin kualitas, seluruh sapi yang dijual telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Luwu.

Ketersediaan pakan ternak juga dipastikan aman, didukung lokasi peternakan yang luas serta pasokan pakan segar setiap hari. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved