Pasca Teror Busur di Bua Luwu: Polisi Amankan 19 Pemuda, 5 Tombak dan 48 Anak Panah
Usai apel, tim gabungan menyisir sejumlah titik rawan, terutama di Dusun Labokke dan Dusun Padang, Desa Puty.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Sudirman
Sebelumnya, aksi busur sempat memakan korban.
Seorang warga Desa Salu Jambu, Kecamatan Lamasi, diserang orang tak dikenal saat melintas di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di depan Bandara Bua, Senin malam (4/5/2026).
Korban yang baru pulang dari Kecamatan Ponrang itu tiba-tiba diserang menggunakan busur. Anak panah mengenai bagian belakang tubuhnya.
Meski terluka, korban masih sempat mengendarai kendaraannya menuju rumah kerabat di Desa Toddopuli sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD Batara Guru Belopa untuk menjalani operasi.
Kapolsek Bua menyebut insiden tersebut diduga dipicu kesalahpahaman sekelompok pemuda yang mengira ada musuh di luar wilayah mereka.
“Sebagian sempat kami halau, tapi ada yang lolos hingga ke jalan dan terjadi penyerangan,” jelas Catur.
Saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penyerangan. Sementara itu, patroli rutin dan penyisiran malam akan terus ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa terulang.
Situasi di Bua pun kini menjadi perhatian serius aparat, seiring meningkatnya gangguan keamanan dalam beberapa waktu terakhir.
| Sempat Telepon Keluarga Mengeluh Sakit, Sopir Truk Gabah Asal Pinrang Meninggal di Luwu |
|
|---|
| Waspada Teror Busur di Bua Luwu, Pengendara Diserang di Depan Bandara Lagaligo |
|
|---|
| Harga Sapi Kurban di Luwu Kini Capai Rp 50 Juta Perekor |
|
|---|
| Nabung Rp200 Ribu dari Panjat Lontar, Emmaria Kini Naik Haji |
|
|---|
| BPBD Luwu Timur Catat 130 Rumah di Ussu Terendam Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-05-06-Unit-Kecil-Lengkap-UKL-Polres-Luwu-serta-Brimob.jpg)