Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Inilah 9 Kecamatan Rawan Longsor dan Kebakaran Menurut BPBD Luwu

Sebab musim kemarau menyebabkan retakan tanah akibat penyusutan ekstrem karena kehilangan kadar air.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
MUSIM KEMARAU - Koordinator TRC BPBD Luwu, Sulawesi Selatan, Karyadi saat menyisit lokasi banjir di dusun Cappie, Kecamatan Larompong. Karyadi mengaku terdapat 9 kecamatan yang dipetakan menjadi daerah rawan longsor di Luwu. 

Terutama saat cuaca panas yang dibarengi angin kencang.

Karyadi juga menekankan agar warga tak sembarang membuang puntung rokok dan membakar sampah sembarangan.

"Jangan buang puntung rokok sembarangan! Pastikan puntung rokok benar-benar mati sebelum dibuang. Hal kecil ini sering menjadi pemicu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang hebat," tegasnya.

Bagi sektor pertanian, Karyadi menyarankan para petani untuk lebih adaptif terhadap cuaca.

Memilih komoditas yang minim air adalah langkah paling logis agar tidak mengalami gagal panen.

"Untuk petani, sebaiknya pilih tanaman yang tahan kering seperti jagung atau kacang tanah. Selain itu, bagi yang memiliki kebun, kami sarankan membuat embung mini sebagai tabungan air untuk penyiraman tanaman di saat puncak kemarau," tambah Karyadi.

Salah satu petani, Khatib, mengaku khawatir jika kemarau berkepanjangan dapat berpengaruh pada tanaman padi miliknya.

Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan langkah solutif dalam menghadapi musim kemarau.

"Terutama misalnya saat bendungan Komba kering, karena selama ini beberapa sawah bergantung ke pengairan di sana," ujarnya.

Ia menambahkan pemerintah perlu menyediakan pompa air, untuk jalan alternatif bagi petani.

"Supaya bisa ada solusi, misal mengambil air di mata air atau sumur," tandasnya.

Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved