Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

40 Pengendara Kena Tilang Online di Luwu Selama Operasi Ketupat, 13 Kecelakaan

Menurut Adnan, Operasi Ketupat mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
OPS KETUPAT - Polisi menemukan mobil travel antar daerah yang melanggar aturan lalulintas. Mobil itu tergolong over muatan dengan cara memodifikasi bagasi belakang agar bisa diduduki penumpang. 

Ringkasan Berita:
  • 40 pengendara kena tilang online selama operasi ketupat 2026
  • Polisi mengklaim, pengamanan mudik Idulfitri 1447 Hijriah berjalan aman dan kondusif
  • Operasi pengamanan Lebaran tersebut resmi berakhir pada Rabu (25/3/2026) malam

 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Polres Luwu, Sulawesi Selatan, mencatat 40 pelanggaran tilang elektronik (ETLE) dan 13 kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Kendati demikian, polisi mengklaim, pengamanan mudik Idulfitri 1447 Hijriah berjalan aman dan kondusif.

Operasi pengamanan Lebaran tersebut resmi berakhir pada Rabu (25/3/2026) malam.

Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu, mengaku situasi kamtibmas dan arus lalu lintas selama periode mudik dan balik terpantau lancar.

“Pelaksanaan Operasi Ketupat tahun ini berjalan aman dan tertib. Ini berkat sinergi seluruh personel bersama TNI, pemerintah daerah, dan dukungan masyarakat,” kata Adnan kepada Tribun-Timur.com, Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 09.12 Wita pagi.

Menurut Adnan, Operasi Ketupat mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum.

Ini dilakukan demi menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas.

Kata dia, edukasi keselamatan juga digencarkan melalui media sosial, spanduk, leaflet, dan stiker imbauan.

Polisi mencatat telah membuat 2.846 konten sosialisasi, memasang 55 spanduk, menyebar 3.202 leaflet, serta 1.550 stiker keselamatan.

Selain itu, petugas memetakan 111 titik rawan kecelakaan dan pelanggaran sebagai langkah antisipasi selama arus mudik dan balik.

Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Syarifuddin, menyenut di lapangan, personel melakukan 1.007 patroli dan 719 kali pengaturan lalu lintas untuk menjaga kelancaran kendaraan di jalur utama.

Pada aspek penegakan hukum, tercatat 40 pelanggaran melalui ETLE dan 280 teguran kepada pengendara.

Sementara itu, selama operasi berlangsung terjadi 13 kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia nihil, satu orang luka berat, dan 17 orang luka ringan.

Total kerugian material ditaksir Rp6,6 juta.

Syarifuddim menilai rendahnya angka fatalitas menunjukkan kesadaran masyarakat mulai meningkat dibanding tahun sebelumnya.

“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan selama Operasi Ketupat. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat semakin baik dalam berlalu lintas,” ujarnya.

Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved