Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mudik 2026

Tiket Pesawat Makassar ke Luwu Rp1,2 Juta Turun Rp200 Ribu

Calon pemudik yang hendak menuju Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, kini mendapatkan angin segar.

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
MUDIK LUWU- Station Manager Wings Air Bandara Lagaligo Bua, Supriady saat ditemui di di Bandara Bua, Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 11.30 Wita siang. WingsAir diskon tiket rute Makassar-Bua menyusul potongan pajak Kementerian Perhubungan untuk PPn dan PPh. 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Calon pemudik yang hendak menuju Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, kini mendapatkan angin segar.

Maskapai Wings Air resmi melakukan penyesuaian harga tiket rute Makassar-Bua (PP) menjelang puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026.

Station Manager WingsAir Bandara Lagaligo Bua, Supriady, menjelaskan per 10 Maret 2026, harga tiket yang semula berada di kisaran Rp1,4 juta kini turun menjadi sekitar Rp1,2 juta.

Penurunan harga berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per tiket.

"Penurunan ini mengikuti aturan pemerintah terkait diskon PPN, PPh, dan tarif bandara. Bahkan untuk penerbangan hari ini pada flight kedua, karena keterisian masih rendah, kami berikan harga khusus Rp1,050 juta," ujar Supriady saat ditemui di Bandara Bua, Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 11.30 Wita siang.

Kata Supriady, calon penumpang juga diminta memperhatikan perubahan jadwal operasional, khususnya pada hari Rabu dan Jumat.

Baca juga: Jelang Mudik Lebaran Idulfitri 2026, Bandara Bua Diperkirakan Tampung 500 Penumpang

Keberangkatan dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar yang semula pukul 08.10 WITA kini bergeser menjadi pukul 10.50 WITA.

Sementara itu, untuk rute sebaliknya dari Bandara Lagaligo Bua menuju Makassar, jadwal yang sebelumnya pukul 09.30 WITA kini berubah menjadi pukul 12.30 WITA.

"Untuk frekuensi, setiap hari tetap ada satu penerbangan. Namun, khusus hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, kami melayani dua kali penerbangan (pagi dan sore)," beber Supriady.

Meskipun frekuensi penerbangan ditambah dan harga tiket diturunkan, pihak maskapai mencatat jumlah penumpang masih belum meningkat jelang 14 hari Lebaran Idulfitri.

Supriady menambahkan, penumpang saat ini masih cenderung stabil di angka 20 hingga 30 kursi per penerbangan.

Data per Jumat (6/3/2026) mencatat total 80 orang berangkat dari Bua ke Makassar melalui dua jadwal penerbangan.

Sementara rute sebaliknya dari Makassar tercatat sekitar 60 orang.

Ketua Tim Teknik, Operasional, Keamanan, dan Pelayanan Darurat (TOKPD) Bandara Lagaligo Bua, Musrim, pihaknya telah mempersiapkan posko mudik untuk memberikan layanan prima ke penumpang.

Selain itu, sambung Musrim, Bandara Bua kini memperketat pengawasan area pergerakan pesawat (airside) dan pengecekan fasilitas vital seperti lampu landasan pacu (runway light) dilakukan setiap pagi tanpa kecuali.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved