Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cekcok Usai Main Domino, Petani di Luwu Dibacok Parang

Cekcok usai main domino berujung berdarah. Seorang petani di Luwu dibacok parang di bagian leher. Polisi bergerak cepat dan menangkap pelaku.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Sukmawati Ibrahim
Istimewa/Bripka Ardiansyah
PENGANIAYAAN LUWU – Personel gabungan Polres Luwu dan Polsek Belopa meringkus Jabir (47), petani yang diduga melakukan penganiayaan menggunakan parang terhadap Yogi (29). Pelaku ditangkap oleh Wakapolsek Belopa Ipda Jumadil dan Kanit Reskrim Polsek Belopa Bripka Ardiansyah di rumahnya, Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 03.15 Wita dini hari.   

Ringkasan Berita:
  • Kasus penganiayaan berdarah terjadi di Desa Libukang, Luwu, Sulsel.
  • Seorang petani bernama Yogi (29) dibacok parang oleh Jabir (47) usai cekcok setelah bermain domino. 
  • Korban mengalami luka serius di bagian belakang leher dan dirawat di RSUD Batara Guru Belopa. 
  • Pelaku sempat kabur, namun berhasil ditangkap polisi dini hari bersama barang bukti parang.
 
 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU – Cekcok usai bermain domino berujung penganiayaan berdarah. Seorang petani di Luwu dibacok parang hingga mengalami luka serius di bagian belakang leher.

Tepatnya di Dusun Balo-balo, Desa Libukang, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Rabu (7/1/2026) pukul 23.00 wita. 

Korban diketahui bernama Yogi (29), seorang petani.

Ia mengalami luka serius di bagian punggung bawah leher akibat sabetan parang.

Kapolsek Belopa AKP Ralim mengungkapkan, pelaku berinisial Jabir (47), juga berprofesi sebagai petani.

Menurut Ralim, penganiayaan bermula dari cekcok antara pelaku dan korban setelah keduanya bermain domino bersama di rumah warga.

Usai permainan selesai, korban pulang ke rumahnya.

Namun, saat melintas di depan rumah ayah pelaku, korban dicegat hingga terjadi adu mulut.

Ayah pelaku, Sattu (81), sempat berupaya melerai.

Namun situasi justru semakin memanas.

“Pelaku kemudian mengayunkan parang dan mengenai bagian belakang leher korban hingga menyebabkan luka terbuka,” jelas AKP Ralim kepada Tribun-Timur.com, Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 09.22 Wita.

Melihat kejadian tersebut, warga sekitar segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSUD Batara Guru Belopa untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, pelaku melarikan diri usai kejadian.

Personel gabungan Polsek Belopa dan Polres Luwu langsung mendatangi lokasi kejadian untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus memburu pelaku.

Wakapolsek Belopa Ipda Jumadil bersama Kanit Reskrim Polsek Belopa Bripka Ardiansyah melakukan pencarian intensif.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved