Jabatan Sekda dan Beberapa Kepala Dinas di Luwu Kosong
Menyusul Sekretaris Daerah Luwu, Sulaiman mengakhiri karirnya sebagai aparatur sipil negara (ASN) pada 1 Desember 2025.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ansar
Momen paling emosional terjadi saat Sulaiman naik ke podium untuk menyampaikan salam perpisahan.
Di hadapan para pejabat, ia memutar kembali memori perjuangannya selama 39 tahun 9 bulan menjadi Abdi Negara.
Siapa sangka, karier menterengnya dimulai dari posisi yang sangat sederhana.
"Karier saya dimulai dari pengangkatan sebagai bujang sekolah di SDN Negeri Palopo pada tahun 1986," kenang Sulaiman.
Dari seorang penjaga sekolah, ia merangkak naik setahap demi setahap.
Mulai dari menjadi staf biasa, Kepala Sub Bagian, dan Kepala Bidang.
Hingga akhirnya dipercaya menduduki kursi tertinggi birokrasi di daerah sebagai Sekretaris Daerah sejak tahun 2020.
"Malam ini kami mengakhiri tugas kami sebagai Pegawai Negeri Sipil. Kami bersyukur, karena dilepas dengan penuh penghormatan oleh keluarga besar pemerintah Kabupaten Luwu," ucapnya.
Kunci Sukses: Ikhlas dan Bersyukur
Sebelum turun dari panggung, Sulaiman menitipkan "warisan" berharga bagi para ASN muda di Luwu.
Ia membocorkan rahasia ketenangannya menghadapi dinamika birokrasi dan ancaman mutasi jabatan.
"Selalu kedepankan keikhlasan, rasa syukur, serta semangat berbagi," pesannya.
Mewakili ASN Luwu, Kepala Bapenda Sofyan Thamrin, mengakui keteladanan tersebut.
"Beliau bukan hanya administrator, bukan sekadar pejabat. Beliau adalah sosok pemimpin yang bekerja dengan ketulusan dan keteguhan hati," ujar Sofyan.
Acara malam itu ditutup dengan pelukan hangat dari para kolega.
Doa-doa terbaik dilangitkan mengiringi langkah Sulaiman kembali ke tengah masyarakat sebagai warga biasa.
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana
| ATR/BPN Tunjuk Sulsel Percontohan Reformasi Agraria, KPK Awasi Ketat |
|
|---|
| Kecamatan Bua Luwu Rayakan Hari Posyandu Nasional, Cek Kesehatan Gratis Diserbu Warga |
|
|---|
| B50 Bukan Hanya soal Energi Terbarukan, tapi Juga soal Hilirisasi Sawit |
|
|---|
| Gubernur Sulsel Usul IKA Unhas Fasilitasi Modal Usaha Tanpa Bunga bagi Alumni |
|
|---|
| 27 Ribu Bidang Tanah di Sulsel Tak Bersertifikat, Didominasi Makassar Disusul Luwu Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Patahudding-memberikan-penghargaan.jpg)